Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

aku ingin menulis

pada 16 Maret 2007

Bulan ini saya merasa pengeluaran terbesar saya adalah membeli buku. Hampir 300 ribu keluar dari dompet saya untuk membeli beberapa buku yang memang sudah saya incar dari beberapa waktu yang lalu. Tetapi saya tidak menyesal karena buku adalah sahabat saya yang terbaik, karena dia lah otak saya lebih berdayaguna dan pemikiran saya bisa lebih berkembang. Seperti siang ini, saya tidak bisa menahan diri untuk tidak membeli buku yang ditawarkan teman saya. Sebuah buku Islamic chicken soup for the soul karangan Bayu Gautama. Bukan buku biasa, karena meskipun sebagian ceritanya sudah saya baca di internet, tetapi tetap saja menarik untuk memotivasi langkah hidup saya.

Buku ini langsung saya dapatkan dari pengarangnya. Tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan, saya langsung meminta dia untuk menandatangani buku itu dan menuliskan kata-kata penyemangat untuk saya yang masih sering malas berlatih menulis. Ini kata-kata yang dia tulis pada buku saya,

“jika ada buku yang ingin anda baca dan buku itu belum ada, maka andalah yang harus menulisnya”

Mungkin itu adalah kata-kata sederhana yang  mungkin tidak punya arti buat orang lain, tetapi yang pasti, setelah membaca kata-kata itu ada gemuruh di dada saya, yang membuat saya termotivasi untuk kembali menulis malam ini. Untuk menulis sebuah buku, mungkin masihlah jauh buat saya, karena tulisan saya masih sederhana dan mungkin belum layak disebut sebagai sebuah tulisan yang baik dan benar. Tetapi saya juga tidak ingin berhenti menulis, setidaknya saya menulis untuk konsumsi diri saya sendiri sebagai sebuah dokumentasi dari episode kehidupan yang pernah saya lalui. Kelemahan saya adalah cepat bosan dan sering terserang penyakit malas, termasuk malas menulis. Padahal saya merasakan sendiri, ketika saya mulai mencintai buku dan jadi hobi membacanya,maka langkah selanjutnya  adalah ada  keinginan juga untuk menulis. Pengalaman membaca ternyata merangsang otak untuk menuangkannya lagi dalam bentuk tulisan. Sayang sekali apabila banyak ide-ide hanya mengendap saja di dalam otak, untuk kemudian lenyap tak berbekas. Meskipun ide-ide itu bisa muncul lagi suatu saat, akan sulit merangkainya kembali dan mungkin tidak seutuh ide yang muncul pertama kali.

Suatu saat, saya ingin seperti pengarang favorit saya. Seperti mba HTR yang cerpen2nya sering membuat saya menangis, seperti Azimah Rahayu yang jiwa sosialnya sangat tinggi  sehingga ketika dia menulis, pembacanya ikut merasakan kepekaan sosial itu. Saya juga ingin seperti mas Sakti wibowo, seorang laki-laki sensitive yang lihai merangkai pengalaman hidupnya menjadi cerita yang mengharukan atau juga seperti mas Bayu yang bukunya baru saja saya beli tadi siang. Pengarang-pengarang itu secara tidak langsung telah mentransfer berjuta hikmah dari sisi lain kehidupan yang sering tidak terpikirkan oleh saya. Meskipun saya tidak mengenal mereka, tetapi saya merasa dekat dengan membaca karyanya, saya merasa mereka ada di hadapan saya dan sedang mengalirkan energi positif ke dalam jiwa saya. Tidak ada istilah merugi dengan hobi membaca apalagi dilengkapi dengan semangat untuk menulis juga. Karenanya, sebelum segalanya menjadi terlambat, saya ingin mengisi ruang waktu saya dengan membaca dan menulis.

 

12 Agustus 2005

setelah hujan sore hari, mereda.

 

Iklan

4 responses to “aku ingin menulis

  1. sakti wibowo berkata:

    Assalam…
    Terima kasih telah mengapresiasi tulisan saya. Salam kenal.
    Semoga menjadi sebuah ukhuwah yang indah.

  2. hanifa syahida berkata:

    sama-sama mas sakti…duuh senang banget bisa ber ukhuwah dengan mas sakti…ada beberapa tulisan mas sakti yang bikin aku nangis…aku ngerasa ada beberapa bagian watak mas sakti yang mirip dengan aku….salam kenal kembali, mudah-mudahan ukhuwah ini tetap berlanjut…

  3. Kabar gembira!! Buat yang suka nulis-nulis, buat penulis muda, buat para blogger, buat temen2 yg hobi nulis tapi belum bisa buat buku, belum percaya diri, sekarang sudah ada medianya, Situs Komunitas Penulis Indonesia,

    Penulis-Indonesia.com, kayak Friendster tapi khusus buat yang hobi nulis, penulis, pujangga, penulis naskah, blogger…

    fasilitasnya juga cukup oke, lengkap dgn alamat pribadi untuk profil, blog, dan album…ada chatnya juga loh 🙂
    Baru dibuka 1 Januari 2008 lalu, skrg membernya sudah 300an 🙂 rame buanget loohh aktifitasnya!!

    Semoga bermanfaat 🙂

    Cepetan gabung ya 🙂
    di sini alamatnya :

    Penulis-Indonesia.com atau tanpa tanda –
    PenulisIndonesia.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: