Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

kasih sayang yang tak pernah padam

pada 20 November 2007

Pekan kemarin ada seseorang yang posting artikel di sebuah milis. Isinya tentang kasih sayang ibu. Diceritakan bahwa ada seorang ibu yang meskipun anak-anaknya sudah beranjak dewasa, dia tetap melayani kebutuhan anak-anaknya seperti mencucikan bajunya, menyiapkan makanan dan lain-lain. Intinya si anak menceritakan kasih sayang ibunya yang luar biasa. Beberapa hari setelah kemunculan artikel itu, ada tanggapan dari seorang anggota milis yang meragukan apakah cerita itu hanya sekedar karangan atau kisah nyata, karena menurutnya zaman sekarang tidak ada ibu yang seperti itu.


Aku langsung mereply untuk menanggapi pernyataan itu, dengan dada bergemuruh. Merasa tersinggung dengan keraguannya tentang kasih sayang seorang ibu. Ibuku adalah sosok yang paling aku kagumi sepanjang hidupku. Setelah aku bisa hidup mandiri pun aku masih berebutan pakaian kotor dengan ibuku karena beliau ingin sekali mencucikan bajuku dan aku bersikeras untuk mencuci baju sendiri. Sewaktu aku masih bersekolah ibu tidak pernah lupa menyediakan segelas susu setiap pagi dan menyiapkan sarapan. Ibuku juga sering memasakan makanan favoritku, sup ayam dan sambal goreng kentang. Dan masakan ibuku adalah masakan paling enak di dunia. Ibuku seorang janda penjual nasi uduk, tapi dia tidak ingin menggantungkan hidupnya pada anak-anaknya. Bahkan dia selalu menyisihkan sebagian rezekinya untuk membelikan aku berbagai macam keperluan. Ibuku juga orang yang paling sedih kalau melihat aku sakit. Pernah aku sakit thypus dan harus dirawat di rumah sakit, ibu menungguiku terus di samping tempat tidur, menyuapiku makanan, menuntun aku ke kamar mandi.. Kasih sayang ibuku tidak pernah luntur sedikitpun, bahkan sampai aku menikahpun kasih sayang ibu masih sangat kurasakan dan aku yakin kasih sayang itu tak akan pernah memudar.


Itulah ibuku dan ini bukan cerita fiktif. Aku yakin di luar sana masih banyak ibu-ibu lain yang juga luar biasa. Kalo pertanyaannya apakah zaman sekarang masih ada ibu yang baik sepert itu? Maka jawabannya ada….dan ibuku adalah salah satu dari ibu yang luar biasa itu.

Dan benar, keesokan harinya banyak tanggapan dari anggota milis yang lain, mereka merasa keberatan dengan pernyataan keraguan apakah ada ibu yang kasih sayangnya sedemikian besar pada anak-anaknya. Kemudian mengalirlah cerita-cerita indah tentang ibu mereka. Kurang lebih ceritanya sama denganku, ibu adalah sosok paling bersahaja buat anak-anaknya. Aku yakin semua ibu sangat menyayangi buah hatinya. Kalaupun ada seorang ibu yang tidak sayang dengan anaknya sesungguhnya dia sedang mengingkari naluri keibuannya dan mungkin fitroh itu sedang Allah cabut. Wallahualam

Sepekan setelah milis ramai dengan berbagai tanggapan, akhirnya si pengirim tanggapan pertama muncul. Terkuak sudah bahwa memang dia tidak pernah merasakan kehangatan kasih sayang ibu karena di besarkan di keluarga yang sibuk.

Kegeramanku berganti iba. Mungkin memang dia tidak seberuntung kami yang memiliki ibu yang luar biasa, sampai dia meragukan adanya ibu yang baik hati. Siapapun dia, ibuku, ibumu, ibu kita adalah orang yang menghantarkan kita untuk bisa sampai menghirup udara ini. Dia pernah meregang nyawa demi lahirnya kita di dunia ini dan cerita tentangnya seolah tidak akan pernah habis. Duh, tiba-tiba aku jadi rindu ibu…..


18 nopember 2007








Iklan

3 responses to “kasih sayang yang tak pernah padam

  1. nona amanah berkata:

    Subhanallah…daku juga jadi rindu ibuku yang kian hari kian renta. Yang sejak dulu hingga detik ini senantiasa mencurahkan segenap kasih sayangnya. Hingga kini daku bisa berada disini, masih terbayang betapa ibu menyayangi dengan setulus hati. Semoga masih banyak ibu2 yang care terhadap anak2nya. Dengan segala kerinduan…

  2. Ibuku juga seorang yang sangat penyayang…
    Aku tidak boleh mencuci baju sendiri kalo ada di rumah ortku hingga sekarang…
    Ibuku juga selalu menyiapkan makanan buatku kalo aku ada di rumah
    Aku juga tiap bulan selalu dikirimi makanan khas kota Blitar ke tempat kerjaku di Bogor via pos…
    Masih banyak deh perbuatan Ibu yang membuktikan kasih sayangnya kepadaku…
    Makasih ya mom …I LOVE U…
    ———————————————————————————————————–
    Kunjungi RumahkuSurgaku.com, Portalnya keluarga bahagia ^_^

  3. hanifa syahida berkata:

    duh kok aku jadi merinding yaa……..mamaaaaaaaa……kangen euy..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: