Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Kalah atau menang kereta dakwah tetap melaju

pada 31 Januari 2008

 

Pilkada kota Bekasi usai. Tapi angin sisa sejarah 27 Januari lalu masih berhembus. Kekalahan pilkada ini menyisakan sejuta kisah, beribu pelajaran dan entah berapa hikmah. Masih terbayang wajah-wajah ikhwan yang lusuh karena kurang tidur, peluh yang mengucur, pikiran yang terkuras, juga para ummahat yang harus mengorbankan waktu untuk keluarganya demi kemenangan dakwah. Sebuah perjuangan siang malam yang tak kenal lelah.


Dan ujian keikhlasan itu kemudian membayangi di setiap langkah. Hati lantas mempunyai peran, akankah condong kepada Sang Pengatur Takdir atau masih ingin terbelenggu oleh nafsu bernama kecewa. Sesak menghimpit…..apalagi kemenangan kubu lawan kental dengan nuansa kelicikan, kecurangan dan penghasutan. Oooh warga Kota Bekasi, tidakkah kalian tahu siapa pemimpin yang kalian pilih?? tiba-tiba aku menjadi begitu iba dengan mereka, yaaa….ternyata masyarakat Bekasi masih banyak yang belum cerdas, masih mudah tergiur dengan selembar uang kertas biru berstempel angka 50.000 atau luluh penuh haru dengan janji pendidikan dan kesehatan gratis.


Allah tidak pernah tidur dek……aku tersentak dengan kalimat itu. Yaaa, Allah selalu terjaga, karenanya Ia akan melihat apapun yang kita kerjakan. Sebuah keikhlasan yang sesungguhnya, tidak pernah mengenal kecewa, bukankah Rasulullah sendiri pernah berujar lembut bahwa sungguh menakjubkan Islam mengajarkan, ketika engkau mendapat nikmat bersyukurlah, dan ketika engkau mendapat ujian, maka bersabarlah. Sungguh, kecewa berkepanjangan itu tidak pernah ada tempatnya.


Allah menyimpan kemenangan di balik kekalahan ini. Pada saatnya nanti aku yakin, kebenaran akan mengalahkan kebatilan. Dan sekarang, adalah saat yang paling tepat untuk bergegas merenung, muhasabah atas apa yang sudah terlewati, karena bukan tidak mungkin kekalahan ini adalah sebuah teguran untuk instopeksi diri. Kalah atau menang, kereta dakwah ini akan tetap melaju. Hanya pilihan, apakah ingin tinggal di tempat sambil meratapi kekalahan atau bersegera loncat memasuki gerbongnya.

Allahu Akbar!!!!!



30 Januari 2008



Iklan

8 responses to “Kalah atau menang kereta dakwah tetap melaju

  1. Cepy Pramana berkata:

    iyah adakalanya menang tapi adakalanya juga kalah…itu hal biasa….dalam perjuangan dakwah….

  2. Eka Kurnia berkata:

    Mungkin Alloh belum menakdirkan kita untuk menang

  3. hanifa syahida berkata:

    iya ustadz..,,,,,perjuangan dakwah tidak akan berhenti hanya karena kekalahan

  4. hanifa syahida berkata:

    benar….ada hikmah tersembunyi….

  5. Abu Jundi berkata:

    ishbir ya bu….pasti ini adalah yang terbaik dari Allah untuk para mujahid di kota bekasi…perjuangan harus tetap berjalan….

  6. hanifa syahida berkata:

    hiks…hiks…ishbir…ishbir….

  7. Ii Irfan berkata:

    Saudariku setiap tetasan keringat insya allah tidak akan sia-sia di hadapan Allah, masih ingat dengan lagunya Souhar (setiap tetes peluh dan darah tak akan sirna di telan masa, segores luka di jalan Allah kan menjadi saksi pengorbanan….dst)

  8. hanifa syahida berkata:

    yup…..semuanya akan menjadi saksi….tengs ya assyaamil

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: