Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

hadiah kejutan di hari minggu…

pada 13 Maret 2009

 

Hari Minggu jam 2 siang baru aja pulang dari silaturahim ke rumah ortu. Mata dah hampir meredup kek lampu 5 watt. Tiba-tiba …krrriiiiinngg…. telpon rumah berdering. Malas-malasan kuangkat gagang telpon.

Halow… suara lembut pisan di seberang sana.

selamat siang, apakah benar ini rumah bapak Hasani?”

iya bener “ jawabku masih rada males

saya bicara dengan siapa yah “

istrinya”

begini bu….saya dari perusahaan bla..bla..bla… dalam rangka promosi dan syukuran kantor baru…bla…bla…bla…. ingin mengucapkan selamat bla….bla……bapak hasani memenangkan hadiah bla…bla…”

nah….tambah malaslah diriku menanggapinya. Aku sudah hampir muak dengan segala macam dalih produsen untuk menjebak konsumennya. Sudah sering aku dengar orang mendapatkan hadiah dan ternyata diharuskan membeli terlebih dahulu produk mereka dengan harga yang tinggi, atau yang lebih parah diharuskan menyetorkan sejumlah uang ke rekening tertentu. Hare gene ketipu…. enggak lah yaw….

maap ya mbak…saya tidak berminat “ jawabku sekenanya

ini bukan penipuan bu, dari sekian banyak warga Bekasi kami hanya memilih 20 orang saja untuk menerima hadiah ini, dan bapak Hasani beruntung menjadi salah satunya “

Hmmm…. pengen GR tapi kok ga bisa…tetap aja dominasi rasa curiga.

ah saya tauk mbak…ini cuma jebakan, nanti sebelum mendapatkan hadiah, saya harus membeli produk tertentu dulu kan? “ kataku rada sinis.

Ooh tidak sama sekali bu, ibu tidak perlu membeli barang apapun dan tidak perlu mengeluarkan uang sepeserpun, syaratnya hanya KTP dan pembayaran telpon bulan terakhir “ masih berusaha meyakinkanku

emang hadiahnya apaan? “ kataku iseng

yah macam-macam, berupa alat rumah tangga…..seperti rice cooker dan sebagainya”

Oooooo….. aku masih jaim dan agak setengah hati.

baik bu, kami tunggu sampai jam 4 sore ini yah, ditunggu kedatangannya”

Begitu telpon ditutup aku langsung menghambur ke suamiku yang sedang bikin tugas di depan komputer. Aku ceritakan tentang telpon barusan, dan tanggapannya lurus-lurus saja tanpa ekspresi. Meskipun ragu, aku mendiskusikan hal ini dengan suamiku, apakah hadiah-hadiah menarik itu benar-benar diberikan tanpa harus membeli produk atau menyetorkan sejumlah uang? Bagaimana kalau hadiah-hadiah itu ternyata benar, ah…kok jadi penasaran…. antara ingin mencoba dan tidak ingin tertipu. Akhirnya aku dan suami memutuskan untuk datang, sekedar ingin tahu dapat hadiah apa sih, dan seandainya pun mereka meminta uang atau sejenisnya, kami sudah sepakat tidak akan memberi.


Akhirnya kami datang, dan begitu tahu kantornya, feelingku langsung gak enak. Di bagian depan berjejer barang-barang elektronik seperti microwave, televisi, dll yang disusun sedemikan rupa sehingga tampak exclusive. Kami disambut ramah oleh seorang wanita yang wajahnya tak pernah lepas dari senyum. Setelah aku menjelaskan hal yang menyebabkan kami datang ke tempat ini, wanita itu mempersilahkan duduk di kursi empuk dan disuguhi tontonan lagu-lagu disco dari televisi berukuran besar. Waduh, … dalem hati ketawa juga sih, jadi inget lagu jadul….aduh emak asyiknye..nonton dua-duaan…kaya tuan dan nyonya …di gedongan…(eh…ada yg tauk gak ya lagu ini ^_^).

Sambil disuguhi tontonan gak jelas, kami ditanya-tanya tentang data diri, mulai dari suku, pekerjaan, alamat, sampai bacaan favorit. Nah mulai deh si mbaknya tadi menawari majalah dengan cover wanita berbaju serba terbuka yang isinya produk-produk mewah. Harganya 50 ribu…..walaaah….

Maap mbak, saya ga suka majalah seperti ini”

Terus majalah yang sering di baca majalah apa dong?”

Majalah Islami, seperti ummi atau sabili..”

Oooo……

Si mbaknya agak mikir sebentar trus ngotak-ngatik vcd dan layar di televisi berganti lagu-lagu riang gembira berbahasa arab dengan latar penari perut. Hwaaa…. aku dan suami pandang-pandangan dan spontan tertawa….tontonan apaan seeeh iniiiii….

Sekian menit, hadiah yang dinanti belum juga nampak, dan penawaran produk-produk elektronik semakin gencar dilakukan oleh para marketer. Aku sama sekali gak berminat, pertama karena memang tidak terlalu membutuhkan barang semewah itu, yang kedua harganya tak terjangkau kantong, yang ketiga jadi merasa senewen kok kayanya pemberian hadiah diulur ulur waktunya. Setelah agak lama berbasa basi aku memberanikan diri bertanya…


Mbak, sebenernya saya beneran dapat hadiah gak sih….kok dari tadi ditawarin barang melulu, jangan-jangan hadiah dikasih kalo kami beli produk-produk ini yah….”

Si mbak marketer rada kaget dengan pertanyaanku…

Ooh enggak bu, beneran dapet hadiahnya kok tapi kita mau nawarin produk ini dulu…”

Waduh maap deh mbak…saya masih banyak kerjaan nih di rumah, keknya ga bisa berlama-lama…. lagi pula barangnya mahal banget harganya, ga sanggup beli…”

Suamiku senyum-senyum melihat aku sudah keluar judesnya.

Nah…. .khusus untuk ibu nih, kita diskon bu….”

Didiskon seberapapun keknya masih ga minat deh mbak…”

aku sudah bersiap-siap mau pulang kalo mbaknya masih ngeyel juga.

Maaf ya… ga bisa lama nih…”

Ternyata jurusku membuahkan hasil. Salah seorang marketer mengambilkan hadiah di sebuah ruangan. Oh akhirnya….Terbayang rice cooker, dispenser atau peralatan rumah tangga lainnya. Aku langsung berdiri ketika mbak yang tadi memberikan hadiah tersebut. Tapi kok kecil kek tabung gituh….Oala… ternyata eh ternyata sodara-sodara… hadiahnya adalah sebuah tempat air minum untuk anak sekolah…..Aku menahan tawa, setelah berbasa-basi sebentar kami meninggalkan toko dan setelah agak jauh meledaklah tawaku dan suami. Ternyata diperlukan waktu hampir setengah jam untuk mendapatkan tempat air minum ini…..

Hmmm…. zaman sekarang ada aja usaha orang cari uang yah…. meskipun secara materi tidak tertipu tapi lumayan juga waktu yang terbuang. Tapi insya Allah tetap ada hikmahnya untuk bisa merangkai syukur ..yaitu merasakan duduk di kursi empuk dan punya hadiah buat keponakan….^_*





Iklan

5 responses to “hadiah kejutan di hari minggu…

  1. Nunk Subarga berkata:

    Hahaha..pdahal ikutin atuh feeling awal……..yg dah nolak2….pasti deh ga kejebak..;-D

  2. hanifa syahida berkata:

    iya yah mba….harusnya emang gituh…. kurang istiqomah niy….hehehe

  3. ghanay cihuy berkata:

    ka, tempat minumnya ada yg gambarnya spongebob ga?? mauuuuu doonggg..hehe

  4. hanifa syahida berkata:

    hehehe…. ga ada say… gambarnya polos…nti kita gambarin sendiri ajah..

  5. hanifa syahida berkata:

    hehehe…. ga ada say… gambarnya polos…nti kita gambarin sendiri ajah..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: