Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

15 Maret 2011

pada 15 Maret 2011

Apa arti ulang tahun bagi seseorang? Mungkin sebagian penuh suka cita, karena mendapat hadiah istimewa, sebagian yang lain gembira karena punya KTP, atau ada juga jadi tekor karena ditodong traktiran teman-teman yang senang sama makan gratisan (termasuk akyu nih sang pendekar meja makan…hehehe). Atau mungkin ulang tahun adalah hari yang paling sibuk membalas sms, menjawab komentar dari para sahabat di fesbuk dan twitter, atau mengobral senyum sambil cipika cipiki. Tapi ulang tahun juga bisa berarti tak memiliki kesan apa-apa mengalir saja seperti hari-hari yang lain, atau mungkin juga lupa sama hari lahir sendiri, karena ga da teman yang ngucapin met milad (klo yg ini sihhh kaacciiaaan deech…hehehehe)

Buatku ulang tahun atau milad atau hari lahir, selalu punya kesan. Selain kesibukan balas sms dan komen di fesbuk (berasa ngetoppp markotop.. ^_*), aku sering memaknai sebagai hari berkurang usia. Terasa banget sudah tak muda lagi hiks…hiks.. pakai rok udah pada naik, kulit ga sekenyal usia belasan (yaiyalah), ada uban selembar, suka linglung, meskipun wajah masih tampak imut-imut (narsis pooooolll) tapi tetep aja judulnya udah tuir.

Sadar sesadar-sadarnya klo sudah tidak muda lagi, tapi kenapa kelakuan masih banyak yang nyeleneh yaks, ibadah masih naik turun, kurang manfaatin waktu, kurang nambahin ilmu dsb…. Nah, saat milad biasanya jadi bahan muhasabah dadakan, terasaaa banget klo hidupnya belum produktif dan tidak maksimal menggunakan waktu dengan baik. Kadang inget maut juga sih, enggak tauk sampai kapan Allah masih kasih kesempatan untuk memperbaiki kesalahan. Sempat terpikir aku ini sedang berada dalam antrian panjang menuju kematian, satu persatu kerabat, sahabat telah pergi mendahului, entah aku dalam antrian yang keberapa. Hiks…hiks…hiks… mohon ampunanMU ya Allah…

Meski saat milad ada rasa sedih tapi aku tak ingin lupa bersyukur. Nikmat tak ternilai masih diberi kesempatan menghirup udara, menikmati kebersamaan bersama keluarga dan para sahabat, rezeki, pekerjaan dan nikmat lainnya yang tak bisa dihitung. Ada gerimis haru di hati saat menerima doa tulus dari para sahabat, berharap Allah mengabulkan doa dari orang-orang baik itu. Mohon maap karena jaraknya berjauhan jadi ga bisa traktir satu persatu (halllaaah bilang aja emang ga niat…hihihi).

Saat ini harapanku semoga, ketakwaanku kepada ALLAH selalu bertambah dari hari-kehari, menjadi orang yang selalu bermanfaat buat orang lain, menjadi istri, ibu, anak dan teman yang baik, diberi kemampuan untuk membesarkan anakku dan obsesi jangka pendek pengeeeen banget bisa kasih ASI exlusive untuk nay sampai dia lulus S3 ASI…aaaammiiin ya ALLah. Harapan boleh dong yah, ga dosa kan yah…. hanya cita-cita sederhana seorang emak yang ingin memberikan yang terbaik buat anaknya.

Happy milad to me…. ^_*

bunda kanaya

15 Maret 2011

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: