Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Mengeluh tidak merubah apapun

pada 24 November 2011

Belakangan kalo lagi buka FB, isi statusnya teman-teman rata-rata tentang keluhan. Hujan deras ngeluh ga bisa pulang. Saat panas terik, hadddoooh … kapan ini hujan turun, eeh saat hujan turun, ngeluh lagi jemuran ga ada yang kering ck…ck..ck… Ngeluh lagi kepala pusing banyak kerjaan, audit si*lan. Ngeluh juga tentang jalanan macet plus ada maki-makian untuk pemerintah. Yang lain mengeluh pembantu ga becus kerjanya. Eehhh ada juga yang ngeluh kenapa siiiih Indonesia bisa kalah dari Malaysia (eeeh itu keluhan bukan yak…)

Bagaimana dengan diriku? Apa tak pernah mengeluh? Oooh pastinya yaa mengeluh juga ( lhaaa….mengeluh kok bangga). Meee….ngee….luuuhh…nyaris setiap hari, baik yang dilakukan secara spontan maupun terencana . Sudah jadi kebiasaan kali yah. Terdengar keluh kesah dimana-mana, eeh aku sih ga pernah mengeluh di FB palingan di MP aja… *eeaaa sama aja kalleee…

Hmmm…. jadi teringat seorang sahabat yang selalu menegurku kalo lisan ini tanpa sadar keluar sebuah keluhan. Suatu hari kita mau makan siang bersama, saat keluar gedung spontan kalimat keluhan meluncur dari mulutku… “yaaah panas banget yaaak… “ dia langsung bilang “ dinikmati aja rin… “ sambil tersenyum manis. Ugghhh…. maluuuuu, kok ya susah banget sih ngerem ini mulut supaya bisa mengeluarkan kalimat-kalimat positif.

Mengutip tausiyah dari Aa Gym bahwa ternyata keluh kesah termasuk penyakit hati yaitu bentuk ketidaksabaran kita dalam menerima ketentuan dari Allah. Segala apapun yg Allah karuniakan kepada kita maka kita harus menerima dgn ridha. Oleh karena kita tak perlu banyak mengaduh atau bCreate Linkerkeluh kesah. Astaghfirulllah….

Ketambahan lagi status seseorang pagi ini “ banyak mengeluh tidak akan merubah apapun” Hyyaa…. tertohok lagi lah diriku ini.

Masih ada kesempatan.. yuuuk perbaiki diri…..

gambar dari sini

Iklan

10 responses to “Mengeluh tidak merubah apapun

  1. manusia termasuk saya kan dari sononya begitu…

    *bentar lagi juga mau ngeluh

  2. yaya syahrir berkata:

    tak terhindarkan sih, menurutku. sekedar bagi rasa aja kali mba.

  3. Julie Utami berkata:

    Kayaknya kalau ada orang yang sama sekali nggak pernah mengeluh kok bikin bingung, orang itu hatinya baik banget, terbuat dari apa dan apa sama dengan hati kita?

  4. hanifa syahida berkata:

    iyah.. di al quran ada ya mas…

  5. hanifa syahida berkata:

    iyah sudah jadi kebiasaan sehari hari yah…*termasuk saiah

  6. hanifa syahida berkata:

    hatinya terbuat dari tepung kali ya bun…lembuuut…. hehe… klo ga ada samsek sih mungkin ga ada ya, cuma kita berusaha saja untuk meminimalisir

  7. manusia emang makhluk yang gemar berkeluh kesah. di Alquran ada disebutkan. cuma ngga tau di surat apa ayat berapa 😀

  8. mari semangat dan tidak mengeluh … he he he …

  9. Nunk Subarga berkata:

    mengeluh ada level nya mungkin ya..hihihi seperti kerupuk ma itjih aja…………yang wajar/ringan…menengah dan yang lebay…kalau yang sama sekali ga pernah mengeluh……………..apa sudah ada lingkaran putih di atas kepalanya kah? 🙂

  10. Abi Sabila berkata:

    status semacam inilah salah satu yang membuat saya malas online di fb. Memang, mereka yagn mengeluh tapi secara tidak langsung kita kebawa suasana.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: