Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Oh art…. dimanakah engkau berada…

pada 3 Januari 2012











Dulu sewaktu teman-teman kantor curhat masalah art (asisten rumah tangga) dan kebingungan kalo art enggak ada, saya cuma menanggapi biasa-biasa saja. Belum pernah ngerasain punya art soalnya. Tapi sekarang akhirnya dirikupun merasakannya juga… huuu…huu…huuu


Jadi, art yang biasa membantu nyuci, nyetrika dan beberes rumah lagi hamil dan enggak boleh kerja lagi sama suaminya. Padahal art itu sudah setahun lebih membantu saya di rumah sejak Kanaya lahir. Orangnya baik, jujur dan sudah seperti keluarga sendiri, meskipun dia tidak menginap di rumah. Pertama kali dia izin resign, saya cuma bisa bengong sambil membayangkan waah bakalan repot nih cari penggantinya.


Benar, sampai hampir 3 minggu ini saya kelimpungan cari informasi art kesana kemari. Tapi belum juga ada hasil. Sebenarnya urusan pekerjaan rumah bisa saya lakukan saat pulang kerja atau bisa kerja bakti sama suami saat libur sabtu ahad. Tapi yang jadi masalah adalah mbahnya kanaya alias ibu saya. Beliau ini pasti enggak bakalan betah lihat ada cucian, setrikaan atau rumah yang berantakan. Saya yakin dengan type ibu saya seperti ini, semua pekerjaan pasti akan diselesaikan, padahal ibu juga membantu mengasuh Kanaya yang super duper aktif. Nah, saya paling enggak mau kalo ibu saya sudah repot sama Kanaya tapi masih harus mengerjakan pekerjaan rumah.


Hari pertama tanpa art, saya sudah pesan-pesan ke ibu sebelum berangkat kerja untuk tidak melakukan pekerjaan rumah tangga, biar saya saja yang mengerjakan sepulang kerja. Meskipun saya berusaha juga untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan rumah sebelum berangkat ke kantor. Tapi ternyata saudara-saudara….. sepulang kerja saya melihat lantai rumah bersih kinclong, enggak ada setrikaan, enggak ada cucian baju, kanaya udah wangi, bahkan ada masakan juga untuk saya makan malam. Subhanallah… saya sampai bingung mau ngomong apa.


Tadi Kanaya bobonya lama, jadi mama masih sempat mengerjakan ini semua, kamu kan kerja cape, “ ibu saya memberi alasan ketika saya protes.


Begitulah ibu saya yang tercinta, selalu punya alasan untuk meringankan pekerjaan saya. Dan saya tidak henti-hentinya didera perasaan bersalah. Akhirnya, solusi dari ayahnya Kanaya, untuk sementara kita pakai jasa laundri kiloan untuk cuci setrika baju, dan diusahakan mengerjakan semua pekerjaan rumah sebelum berangkat kerja.


Ohh art……. dimanakah kamu berada, segeralah datang…….. agar galau ini segera berakhir…..


*gambar nyomot dimarih

*sekalian ngiklan aah… klo ada yang punya info kelebihan ART kasih tauk saya yak… makasiiih..


Iklan

4 responses to “Oh art…. dimanakah engkau berada…

  1. qq chant berkata:

    senasib mbak… q malah sdh mencari berbulan2 blm dpt… mbak posisinya dimana??

  2. hanifa syahida berkata:

    toss dulu ah… saya di bekasi timur mbak…

  3. wuah..mbahnya kanaya kayak ibuku..

  4. hanifa syahida berkata:

    oh ya mbak…. ternyata ada juga ya yg setype sama ibuku..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: