Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Supir angkot bikin kepala cenat cenut

pada 10 Januari 2012

Setiap hari saya berangkat ke kantor naik angkot dengan segala suka dukanya. Kadang dapat angkot yang masih mulus, supirnya baik dan tidak ugal-ugalan. Lain waktu ketemu sama angkot yang supirnya tidak bisa bicara, tapi bisa berteriak, jadi sepanjang jalan dia berteriak-teriak dengan bahasanya menawarkan calon penumpang supaya mau naik angkotnya. Terbayang kan ramainya suasana angkot dengan supir seperti itu?? hehehe.


Pernah juga dapat supir angkot yang enggak sabaran, emosi kelas tinggi, kalau ada angkot lain yang mendahuluinya dia marah-marah dan berusaha mengejar, akibatnya dia menabrak motor tukang ojek yang membonceng seorang wanita. Pas banget saya waktu itu duduk di samping pak sopir, jadi melihat secara jelas proses menabraknya. Saya sampai shock nangis di pinggir jalan, karena enggak tega melihat penumpang ojek terluka parah dan tidak sadar diri.


Angkot yang saya tumpangi tadi pagi lain lagi. Dia ngomel-ngomel waktu saya tidak bisa menutup pintu depan (saya duduk di samping pak supir karena di belakang terlihat penuh), padahal memang pintu mobilnya perlu di dorong agak keras supaya bisa menutup rapat. Saya melihat sekilas ke arah pak sopir yang ternyata hanya mengenakan celana selutut dan baju tanpa lengan berhiaskan tato. Hmmm….


Tambah enggak nyaman saat dia merokok dan asapnya di semburkan ke arah dalam mobil. Padahal kaca mobil disebelah saya tertutup ¾ nya dan tidak bisa dibuka, uhuk…uhuk… semakin lengkaplah penderitaan. Meskipun saya menggunakan masker tapi ternyata tidak bisa menahan asap rokok yang masuk ke hidung. Semakin tidak nyaman saat dia mengendarai angkotnya dengan ugal-ugalan, bahkan saat ada orang menyeberang jalan dia langsung mengklakson sambil berteriak… awaaaaas, kutabrak kau nanti. Duuuh ngelus dada deh dapat supir angkot seperti ini.


Dan puncaknya adalah saat dia menyetel musik disko atau musik ajeb-ajeb (entahlah musik aliran apa saya ga ngerti, pokoke yang rame gitu musiknya ) dengan volume maksimal, padahal speakernya persis ada di depan saya. Kepala langsung cenat cenut, perut mual-mual, dada deg deg an, karena suara bassnya yang menggetarkan jiwa (halllaahh…). Saya enggak tahan lagi, baru beberapa kilometer perjalanan saya putuskan untuk turun saja mengganti dengan angkot lain.

Pfffyyuuhhhh…. pagi ini sesuatu banget deh….

Iklan

8 responses to “Supir angkot bikin kepala cenat cenut

  1. Siti Mawaddah berkata:

    balada naik angkot ya mbak… sesuatuuuuu

  2. ugal-ugalan pula … he he he …

  3. hanifa syahida berkata:

    meski begitu tetep cinta angkot… lha iya ke kantor emang cuma dilewatin angkot doang yang paling murah… hehehe

  4. hanifa syahida berkata:

    pokoke berasa naik roller coaster deh

  5. hapalin mobilnya mbak, besok jangan naik angkot itu lagi

  6. Siti Hamidah berkata:

    perjalanan yang menegangkan

  7. hanifa syahida berkata:

    iyah masih inget mas, sekarang milih2 klo naik angkot ngeri ketemu yg itu lagi

  8. hanifa syahida berkata:

    iyaaahhh… horrroorr…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: