Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Cerita Toko

pada 20 Juli 2012

Subhanallah, Allahu Akbar…


Ternyata masalah demi masalah yang berdatangan itu membuat hidup lebih hidup ya. Adrenalin semakin terpacu, otak semakin kreatif mencari solusi, kepasrahan semakin dalam dan pengharapan kepada Allah juga kian tinggi. Yaa, selagi Allah masih memberi kesempatan bernafas, maka sepanjang itulah permasalahan dan ujian hidup akan hadir. Tinggal kita yang memilih bagaimana menyikapinya.


Akhir Juni, disaat suami memutuskan untuk mengambil kesempatan belajar bisnis di luar pulau, dan saya harus mengelola toko sendirian sambil tetap harus bekerja, datanglah sebuah sms mengejutkan dari penjaga toko. “maaf mbak, sepertinya saya sudah tidak bisa lagi menjaga toko karena ingin serius mengerjakan tugas akhir “ Saya mencoba tenang meskipun sebenarnya kebingungan. Terbayang akan sulit lagi mencari orang yang dapat dipercaya menjaga toko karena saya tidak bisa setiap saat mengawasi.


Hari itu juga saya menghubungi beberapa teman untuk mencari informasi yang membutuhkan pekerjaan. Alhamdulillah setelah beberapa hari ada seseorang rekomendasi dari teman dekat yang ingin bekerja. Saya tidak bisa langsung percaya, jadi setiap pulang kerja saya lebih ketat mengawasi. Alhamdulilah, Mba hera, pengganti Tika yang sudah keluar ini ternyata bekerja dengan baik, bahkan saya sangat terbantu dengan beberapa inisiatifnya dalam mengatur toko. Untuk sementara saya lega, karena kekhawatiran saya akan sulit mencari orang yang cocok tidak terbukti.


Saya menjalani rutinitas sambil berusaha beradaptasi setelah tidak lagi didampingi suami secara fisik. Pagi-pagi beberes rumah, membuat sarapan dan bekal ke kantor sambil mengurus Kanaya, kemudian mengantarnya ke rumah mbahnya. Siang hari berkutat dengan pekerjaan kantor dan sepulang kerja langsung ke toko. Setelah magrib biasanya saya baru bisa menjemput Kanaya pulang ke rumah, dan sampai rumah baru bisa mengerjakan pekerjaan rumah tangga seperti, cuci setrika, mengepel dll setelah Kanaya tertidur. Larut malam biasanya semua pekerjaan baru selesai. Uuughh…. lelah sangat, tapi berusaha menikmati dan mensyukuri.


Ternyata memang saat merintis sebuah usaha akan banyak ujian yang datang. Belum lagi selesai beberapa masalah di toko, pegawai yang baru bekerja 2 minggu ingin resign. Alasannya rumah terlalu jauh dan transport tidak mencukupi, lagipula dia ditawari bekerja sebagai penjual Jus buah di dekat rumahnya. Yaaaaahhh…. ambil nafas dalam-dalam. Berusaha tenang meski perasaan campur aduk. Saya tidak punya hak menghalangi seseorang untuk bekerja di tempat lain yang mungkin lebih baik dari di toko saya. Saya akhirnya mengikhlaskannya pergi meskipun dengan rasa bingung kemana lagi harus mencari pengganti. Lowongan pekerjaan yang saya tempel di kaca toko belum membuahkan hasil. Akhirnya toko ditutup sementara, padahal saya baru saja berbelanja barang-barang toko untuk kebutuhan ramadhan.


Begitulah, … selalu ada cerita tentang usaha yang saya rintis. Saya masih harus banyak belajar, belajar dan belajar. Juga bersabar, bersabar dan bersabar. Belum tahu bagaimana kelanjutan toko ini , menunggu skenario Allah selanjutnya sambil terus berdoa dan bertawakal.

Iklan

6 responses to “Cerita Toko

  1. Nunk Subarga berkata:

    Tetap semangat ya Rin, keluarga rina ga ada yg bisa jaga?btw smsku ga nyampe ya?nanya suami kerja dimana kemarin

  2. hanifa syahida berkata:

    iya mba nung… sms ga sampe, aku ga terima mbak… doakan terus ya spy aku tetep semangat

  3. mudah2an tokonya bisa buka lagi, dapat penjaga tokok pengganti dan pelanggan yang banyak. aamiin

  4. hanifa syahida berkata:

    aamiin… makasih mas rifki

  5. lulu berkata:

    hai mbak…. sukses buat tokonya yah! aamiin. emang paling pusing tuh nyari pegawai yah…sekarang udah buka lagi tah? semoga selalu lancar, aamiin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: