Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Menunda, jangan menunda.

pada 1 Juli 2013

Aku punya kebiasaan yang sebenarnya sangat sadar ini adalah kebiasaan yang buruk, yaitu menunda nunda pekerjaan *tutup muka. Setiap mendekati dead line, baru pontang panting, panik, bingung dan biasanya justru hasilnya malah tidak maksimal.

Pekan lalu aku mendapat pelajaran dari kebiasaanku ini. Ada beberapa hal yang rencananya baru mau akan kukerjakan menjelang dead line. Termasuk salah satunya adalah ikutan give awaynya mbak Niken yang idenya sudah ada di kepala tinggal kutuangkan saja ke dalam bentuk tulisan.

Ternyata eh ternyata pekan lalu aku sakit, jadi berantakanlah semua rencana, termasuk juga hilang kesempatan mengikuti give away itu yang sudah ditutup pada tanggal 30 Juni lalu. Ihiks…ihiks…. maafkan aku yaa mbak Niken, padahal sudah bilang ke beliau aku mau ikutan give awaynya.

Jadi ceritanya, ahad sore 23 Juni, aku mengantar suami membeli jaket di sebuah mall. Yahh namapun pilih-pilih barang, keasyikan sampai lupa belum makan malam. Akhirnya aku baru makan sekitar jam 20.30 dengan menu ayam plus sambal. Sudah makan terlambat, kena angin dari motor, eeeh kok ya tumben banget makan sambal sampai banyak.

Senin pagi aku ke kantor seperti biasa, siangnya melihat ada bakso malang yang baru buka di mall dekat kantor dan diskonnya 50 %. Langsung serbu dengan tambahan saos sambal yang lumayan pedas. Hmmm yummy….

Tidak lama setelah itu, aku langsung buang-buang air dan sampai di rumah badanku panas tinggi. Nasi yang masuk ke mulut hanya 2 sendok saja, setelah itu sukses meriang sepanjang malam. Sudah bisa ditebak paginya aku tidak ke kantor karena kepala terasa berat dan badan lemas karena tidak ada makanan yang bisa masuk.

Aku berharap rabu pagi sudah bisa ngantor tapi ternyata  belum sanggup duduk terlalu lama, meskipun suhu badan mulai menurun tapi badan masih lemaaaas. Terpaksa izin lagi ke pak bos. Sebenarnya enggak enak sih karena pekerjaan lagi banyak dan sedang sibuk dengan closing akhir bulan. Tapi mau gimaa ya, namapun sakit ….

Kamis pagi alhamdulillah aku sudah mulai membaik dan memutuskan untuk bekerja kembali, meskipun di kantor pakai jaket, karena badan masih terasa meriang dan langsung ngebut menyelesaikan pekerjaan yang tertunda dua hari.

Salah satu penyebab aku jadi begitu sibuk adalah karena ada beberapa pekerjaan yang sengaja aku tunda dan rencananya baru mau aku kerjakan di hari selasa dan rabu. Ternyataaa, yaaaa diriku sakit, jadilah pekerjaan itu menumpuk di hari kamis dan jumat.

Kesibukanku ini juga membuat aku tidak sempat lagi menulis untuk ikutan Give awaynya mba Niken. Sampai akhirnya tanggal 30 Juni berlalu dan hanya tersisa penyesalan saja. Huufftt……

images666 credit

Yup, berjanji pada diri sendiri, enggak lagi lagi menunda pekerjaan, dan harus bisa memanfaatkan waktu sebaik baiknya.

 

 

Dari Ibnu Abbas dia berkata: telah bersabda Rasululloh, seraya menasehati seseorang: Jagalah olehmu lima perkara sebelum datang lima perkara yang lainnya, jaga masa mudamu sebelum tuamu, jaga masa sehatmu sebelum datang waktu sakit, jaga masa kayamu sebelum miskin, jaga masa lapangmu sebelum masa sempitmu, dan jaga masa hidupmu sebelum datang kematianmu” (HR Hakim).

 

Iklan

25 responses to “Menunda, jangan menunda.

  1. mama-nya Kinan berkata:

    kebiasaan jelek saya adalah juga menunda pekerjaan…entahlah sering kali seperti itu…pingin punya resolusi untuk lebih baik lagi dan bisa memanage waktu lebih baik lagi dengan skala priority tentunya..
    semoga lekas pulih dan recovery yah mbak..biar bisa chit chat lagi di dunia maya sama emak kinan..nikmat sehat benar tiada tara yah mbak..masyallah banget….besar banget…semoga kita bisa menjaga kesehatan…dan memenuhi hak perut dengan makanan makanan yang sehat..:)

  2. ndutyke berkata:

    sama bun. ini kebiasaan jelekku juga 😦

  3. sari berkata:

    aq juga lagi sakit karena salah makan kayaknya..semalem gak bisa tidur, perut melilit minta ampun..hari ini maksain ngantor dgn kondisi kepala yg ngegliyeng gak karuan..tambah hilang nafsu makan pula..dan sampe rumah masih ngurus kerjaan rumah karena si mbak yg biasa bantuin juga lagi sakit..

  4. uul berkata:

    Pelajaran juga buat aku, mbak. Suka nunda2 juga nih -_-“,
    sehat terus ya, mbak =)

  5. Tebak Ini Siapa berkata:

    Wahahaha sama mbak aku juga suka menunda,
    prokrastinasi… Apalagi kalau ngerjain peer, h-1 baru digarap 😀

  6. Lidya berkata:

    gara-gara menunda BW jadi keteter bun akbiat internet lemot

  7. Sekarang sudah sehat kan mbak Rina?
    Semoga segera fit kembali. Kasian Kanaya kalau bundanya sakit.
    Soal GA nggak apa-apa, tapi memang kebiasaan menunda pekerjaan itu sering merugikan kita ya. Saya juga pernah kok mengalaminya. Semoga ke depannya kita sama-sama bisa bersikap lebih baik terhadap pekerjaan kita.

  8. jampang berkata:

    weh…. seperti saya juga, kalau makan makanan terlalu pedas…. besoknya bisa sering2 ke kamar kecil.

    saya ikutan giveawaynya doooooonk *pamer*

  9. naniknara berkata:

    Banyak temannya mbak
    teman yang punya kesukaan menunda pekerjaan 🙂
    kan punya senjata pamungkas “the power of kepepet”

  10. myra anastasia berkata:

    itu juga salah satu kebiasan buruk sy, Mbak. Suka menuda-nunda

  11. mantap nih blognya gan, templatenya biasa tapi visitornya banyak, master seo pastinya ini 😀

  12. Lyliana Thia berkata:

    samaaaa mbak Rina.. aku pun begitu..
    yuk mari memperbaiki.. kita sama-sama mengingatkan ya mbak 😀

  13. della berkata:

    Ah, tos ah kalo gitu, mah 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: