Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Renovasi Rumah

pada 13 Februari 2015

        Rumah bagiku itu bukan sekedar sebuah bangunan tempat kita berteduh, tempat tinggal, atau tempat beristirahat, tapi lebih dari itu, Home is where our story begins. Sebuah tempat paling nyaman di dunia karena aku bisa berkumpul bersama orang-orang yang aku sayangi. *co cuuiiitt. Itulah mengapa rumah selalu menjadi bagian terpenting dalam kehidupanku.

Teringat awal menikah, setelah 2 minggu tinggal di rumah ibuku, aku dan suami sudah memikirkan bagimana caranya kami memiliki rumah sendiri. Sementara kami mengontrak, setiap sabtu ahad kami menyempatkan keliling Bekasi untuk mencari rumah yang cocok. Saat itu kami tidak memegang uang untuk membeli rumah, tapi punya keyakinan Allah pasti memudahkan ikhtiar ini. Alhamdulillah setahun kemudian aku punya rumah meskipun dengan jalan kredit, sebuah rumah sederhana yang aku tempati sampai saat ini.

           Setelah tragedi banjir besar di tahun 2014 yang membuat aku sekeluarga harus mengungsi malam hari menerjang arus air, akhirnya aku dan suami memutuskan untuk merenovasi rumah menjadi dua lantai. Dengan segala drama yang mengiringinya, akhirnya setelah tiga bulan, rumah sudah selesai direnovasi.

Pada postingan kali ini aku ingin berbagi mengenai renovasi rumahku. Maaf ya pemirsa, bukan berarti mau sombong dan pamer, siapa tahu ada yang mempunyai rumah yang luasnya sama, dan hasil renovasi rumahku ini bisa menjadi inspirasi. Eeeh….. lagi pula apa yang mau dipamerin ya, rumahku ini rumah mungil type 21 dengan luas tanah hanya 60 m. Jauuuuh dari kesan rumah mewah dan megah, tapi alhamdulillah, rumah seperti ini saja sudah membuat penghuninya merasa nyaman. Alhamdulillah.

rumah saat direnovasi

rumah saat direnovasi

            Awal rencana renovasi, aku dan suami banyak berdiskusi mengenai ruang mana saja yang akan dirubah. Akhirnya diambil kesepakatan, kami akan menambah dua kamar di lantai atas, tempat mencuci, menjemur pakaian, dan ruangan keluarga tanpa balkon atau teras.  Tidak terlalu luas, hanya 40 meter saja. Itupun para tetangga sudah banyak yang komentar, tanggung amat bu, kenapa engga dimajuin aja sekalian. Yaaah, namapun dana terbatas, cukup renovasi yang sederhana saja. kecuali boleh bayar tukang pakai daun mangga depan rumah. :)))

Di lantai bawah yang tadinya ada dua kamar, menjadi satu kamar untuk ibuku, dan kamar ibuku  yang lama dibongkar untuk tempat tangga. dan memperluas dapur.

Lantai atas

Lantai atas

tangganya belum dikasih pagar, insya Allah kalau ada rezeki lagi :), bawah tangga dimanfaatkan untuk gudang

tangganya belum dikasih pagar, insya Allah kalau ada rezeki lagi :), bawah tangga dimanfaatkan untuk gudang

             Sebenarnya aku dan suami menyiapkan budget renovasi rumah ini untuk bangunan di lantai dua. Etapi ternyata yaa sodara-sodara rencana tinggal rencana, kondisi lantai satu agak sulit untuk dikembalikan seperti semula karena lantainya rusak. Akhirnya lantai bawah ikutan juga direnovasi dengan meninggikan lantainya. Mumpung banyak puing-puing yang tidak terpakai. Meskipun yaaa, jadi nambah budget yang bikin kepengen gerus panadol sama nempel koyo di pojok kening.

              Ruang tamu yang sebelumnya sempit, diperluas dengan mengambil sebagian teras. Pertimbangannya rumahku sering digunakan untuk pengajian, arisan, rapat dan kumpul dengan keluarga besar. Memang teras jadi kelihatan lebih sempit, tapi masih cukup untuk satu motor. Suamiku sempat berkomentar, nanti kalau beli mobil gimana ? Yaaah kalau Allah takdirkan punya roda empat, pastilah Allah akan atur lagi rezekinya. Siapa tahu kebeli rumah sebelah buat garasi, iya kaaan kaaan kaaan. Ayooo di aamiinkan pemirsah yang soleh solehah…:) aamiiiinnn.

Untuk ruang makan sekaligus tempat nonton tivi, tidak ada perubahan, aku hanya merubah pintu kamar mandi jadi menghadap ke dapur. Oh ya sedikit tips untuk rumah type 21 sebaiknya memindahkan kamar mandi yang asalnya ada di tengah menjadi di pojok. Insya Allah memberi kesan rumah menjadi agak luas. Setiap tetangga yang masuk rumahku, rata-rata berkomentar, lhoo kok sekarang jadi kelihatan luas ya rumahnya. Selain karena letak kamar mandi, rumahku ini minim perabotan, jadi kesannya lebih lega. Kursi meja ruang tamu tidak ada, hanya dua buah rak buku dan di ruang makan hanya ada meja makan dan lemari kecil jadi tidak sesak dengan perabotan. Sebenarnya bukan mengusung konsep minimalis sih, tapi yaaa karena memang engga ada duitnya buat beli perabotan, hehehehe.

berantakan euy. awalnya pintu kamar mandi menghadap ruang makan, sekarang dirubah menghadap dapur

berantakan euy. awalnya pintu kamar mandi menghadap ruang makan, sekarang dirubah menghadap dapur

               Untuk pemilihan warna cat, porslen kamar mandi, dapur, dan lantai, suami menyerahkannya padaku. Yuhuuu, aku pilih nuansa biru, warna favoritku, kecuali untuk lantainya. Tadinya aku ingin beberapa dinding di cat warna warni tapi suami kurang setuju. Akhirnya setelah negosiasi, dibolehkan satu dinding di cat dengan warna berbeda. Tetap sih warna biru juga tapi warna biru tua. Aku lihat di brosur produk cat, dua warna dinding yang senada terlihat bagus.. Komentar pakdeku yang melihat pertama kali , lho ini kok satu dinding catnya beda? Memang kehabisan cat yah? Bwahahahaha. Nyeni inii nyeniiii

ruang tamu cuma ada rak buku, menerima sumbangan sofa...eh :)))

ruang tamu cuma ada rak buku, menerima sumbangan sofa…eh :)))

             Meskipun sebenarnya masih banyak kekurangan di sana sini dan ada beberapa hal yang menjadi keinginanku tidak terwujud, aku tetap bersyukur dengan keadaan rumahku sekarang. Mudah-mudahan menjadi lebih nyaman dan tidak kebanjiran lagi. Kalaupun banjir, sekarang sudah ada tempat mengungsi di lantai 2 jadi tidak khawatir lagi cari tempat pengungsian. Alhamdulillah.

Semoga Allah memberikan keberkahan. Aamiin

Iklan

27 responses to “Renovasi Rumah

  1. naniknara berkata:

    aku juga suka warna biru mbak.
    eh sama lho mbak, diruang tamuku juga adanya rak buku (rung tamu kontrakanku maksudnya). Dilantai dikasih karpet, jadi kalau ada tamu ya lesehan aja.

  2. ayanapunya berkata:

    Rumahnya bagus mba 🙂

  3. belalang cerewet berkata:

    Semoga rumah barunya membawa lebih banyak berkah dan rezeki ya Mbak…..

  4. Lidya berkata:

    Allhamdulillah sufah sudah selesai ya bun. Sudah dua lantai aja ada yg komen tangggung ya bun, sama aju juga di komen kok tanggung ga bikin dua lantai 🙂

  5. Bibi Titi Teliti berkata:

    Buuuun…
    rumahnya jadi kereeeeen…

    Pasti Kanaya tambah betah dan semangat untuk berantakin deh Buuun hehehe..

  6. Alhamdulillaah…., sudah ada lantai dua yang cantik ya, Mbak, jika ada banjir bisa menjadi tempat yang baik. Tapi, semoga ndak banjir lagi ya. Aamiin…

  7. nophiyee berkata:

    Alhamdulillah ya mbaak. seneng banget kalau liat renovasi gini 🙂

  8. ratusya berkata:

    Mbak e, bekasinya dimana?

  9. mawaddah1985 berkata:

    Bunnn.. itu kitchen set nya baru juga gak ya? boleh tahu gak kisaran berapa kalau buat kitchen set seperti itu?

    • rinasetyawati berkata:

      itu bukan kitchen set yang beneran (emang ada kitchen set boongan yah hihih), aku beli terpisah pisah, yang bagian bawah bikin sendiri, lemari yang atas pesen di toko furniture

      • mawaddah1985 berkata:

        ooow.. I see..
        btw mbak.. kalao mau blogwalking di blog2 member KEB di mana ya liat list blognya? aku cek di web KEB nya gak ada

      • rinasetyawati berkata:

        ooh aku biasanya cuma lihat dari grup di fb aja kalau ada yg baru posting biasanya di share

  10. wiblackaholic berkata:

    kalau boleh tahu biaya bikin tingkat habis berapa permeter perseginya mbak?
    thanks

  11. mrs muhandoko berkata:

    Mbak rina, btw ternyata saya sudah follow mbak tapi belum kenalan. Hehehehe.
    Bagus mbak rumah renovnya 😀
    Saya aamiinkan yak, sapa tau bentar lg kita dikasi rejeki beli mobil 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: