Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Menjadi Pakaian bagi Pasangan

pada 16 Oktober 2015

Setiap pasangan suami istri pasti pernah merasakan konflik dalam rumah tangga (etapi mungkin ada ya yang rumah tangganya adem ayem tanpa masalah ), yang membedakannya hanya bagaimana pasangan itu menghadapi permasalahan tersebut (kayanya serius banget inih 🙂

Sewaktu saya belum menikah ada beberapa teman yang sering menjadikan saya sebagai tempat curhat masalah rumah tangga mereka. Sebenernya lebih banyak sebagai pendengar saja, karena memang tidak punya pengalaman apa-apa menghadapi permasalahan rumah tangga.

Di saat menjadi tempat curhat itu ada satu hal yang membuat saya agak risih apabila si teman sudah mulai membongkar aib pasangannya. Mungkin karena dia bercerita sambil emosi jadi keluarlah semua uneg unegnya mengenai perilaku suaminya. Tadinya saya pikir hanya saya yang jadi tempat curhat masalah rumah tangganya, eh ternyata ada teman lain yang konfirmasi ke saya mengenai masalah ini. Mulai cenut cenut lah kepala saya karena akhirnya jadi banyak yang tahu dan keburukan sang suami jadi bahan pembicaraan gosipers.

Waktu berlalu, badaipun sepertinya mulai mereda. Belakangan terlihat teman saya dan suaminya sering upload foto mesranya berdua di media sosial. Alhamdulillah saya ikut senang, huru hara yang dulu sempat mewarnai rumah tangga mereka sudah tidak tampak lagi. Meskipun mungkin meninggalkan sedikit jejak di ingatan teman-temannya yang mengetahui permasalahan mereka.

Ketika menikah, permasalahan rumah tangga teman-teman jadi pelajaran buat rumah tangga saya. Apapun permasalahan rumah tangga sebaiknya tidak dipublikasikan apalagi sampai membongkar kekurangan pasangan. Kecuali perilakunya sudah sangat zholim dan membahayakan keselamatan diri kita. Saya pernah baca, untuk kasus seperti ini boleh diceritakan asalkan ke orang atau tempat yang tepat untuk segera di carikan solusi. Lagipula kalau kita cerita masalah rumah tangga ke orang yang tidak tepat, biasanya bukan dapat solusi tapi malah dapat gosip. Iya apa iya?

Sependek pengetahuan saya inti masalah dari rumah tangga itu tidak jauh dari komunikasi. Kalau semua dikomunikasikan dengan baik kepada pasangan, insya Allah akan ada pemecahan. Bukan malah menceritakan keburukan pasangan kepada orang lain. Teringat cerita yang disampaikan oleh pembicara dalam sebuah seminar keluarga. Dia didatangi seorang ibu yang menceritakan masalah rumah tangganya.

Pak, saya ada masalah dengan suami saya
Masalah apa bu
Nggg… anu, saya kurang nyaman saat berhubungan suami istri, karena dia bla …bla…bla
Suami ibu tahu hal ini ?
Tidak
Sudah dibicarakan belum sama suami?
Belum
Lhoooh, yang punya masalah kan anda berdua,? Ya dibicarakan dong bu sama suaminya…..

Nah, itulah kadang suami merasa rumah tangganya baik-baik saja, sedangkan istrinya merasa rumah tangganya seperti ditimbuni banyak masalah. Hanya karena satu hal, tidak ada komunikasi. Aiiih sok tau banget yah eike :))

Allah mengumpamakan pasangan suami istri sebagai pakaian. Salah satu fungsi pakaian adalah menutup aurat ( menutup aib ). Jadi pasangan yang baik akan selalu berusaha menutupi kekurangan pasangannya, karena pada dasarnya saat kita menutup aib pasangan, kita juga sedang menutup aib diri kita sendiri. Semoga Allah selalu menuntun lisan saya untuk menjaga aurat pasangan. Aamiin

“ Mereka (perempuan) adalah pakaian bagi kalian dan kalian ( laki-laki ) adalah pakaian bagi mereka
( QS AL Baqarah 187 )

Iklan

17 responses to “Menjadi Pakaian bagi Pasangan

  1. mysukmana berkata:

    Istri adalah pakaian bagi suaminya, sebaik baiknya pakaian adalah istri yang sholehah.. 🙂

  2. ndu.t.yke berkata:

    Ini menjadi pelajaran buatku juga Bun. Kadang masih keceplosan disela2 becanda. Becanda ama curcol emg bedanya tipis sih.

  3. Siti Mawaddah berkata:

    setuju mbak… apalagi kalau ceritanya ke lawan jenis kan bahaya yaa

  4. jampang berkata:

    mudah2an kita bisa menjadi pakaian buat pasangan kita…. aamiin

  5. Sekar berkata:

    kayaknya buku yang judulnya mars vs venus apa ya.. lupa-lupa inget, itu laris manis karena menjawab problematika laki-laki dan perempuan karena perbedaan cara berpikir. And yes, komunikasi itu nomor satu dalam segala hal

  6. Yeye berkata:

    Setuju bgt ini.. Aku dr awal nikah selalu dikasih tau mertua ku klo ada mslh sm pasangan, jgn smpe keluar, selesaikan dan cukup sampe didepan pintu rumah aja yg tau 🙂

  7. febridwicahya berkata:

    Bener banget ya ._. walaupun aku belum nikah, tapi aku ngerti juga gimana bahayanya kalau pasangan suami istri lagi ada masalah, tapi si istri nyari penyelesaiannya lewat orang lain, atau bahkan laki-laki lain. kan ngeri -_-

  8. ratusya berkata:

    Iya sih ya, intinya komunikasi, kadang ya masih aja malu, ga punya waktu, males untuk komunikasi. Padahal kan ya, kapan saja dimana saja 😀

  9. Lidya berkata:

    harus salig menjaga ya jangan sampai ada aib keluar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: