Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

37 minggu

pada 12 Februari 2016

Terakhir posting di blog usia kehamilanku 20 minggu dan sekarang sudah masuk 37 minggu. Hitung sendiri yak udah berapa lama enggak ngeblog :))))

HPL sih 7 Maret 2016 tapi saat ini sudah mulai ada kontraksi ringan. Mungkin akunya juga agak stres menghadapi persalinan yang kedua ini. Padahal seharusnya sudah kehamilan yang kedua tidak usah terlalu stres yah, tapi justru aku lebih enjoy saat hamil pertama karena masih lugu ga ngerti persalinan itu seperti apa, sakitnya bagaimana. Yang penting saat itu pengen melahirkan normal, jadi banyakin jalan-jalan aja. Meskipun ujung-ujungnya tetap saja SC.

Nah untuk kehamilan kedua ini sudah dari awal memang banyak keluhan, mulai dari kaki yang kambuh lagi nyerinya setelah kecelakaan jatuh dari bis 13 tahun yang lalu, sering kram perut dan ketambahan ada masalah dengan HB ku yang cuma 7,5.

Mengenai HB ini sebenarnya tidak hamilpun HB ku memang selalu rendah. Aku pernah juga di transfusi sampai 4 kantong karena HB cuma 6. Berhubung sedang hamil, setiap kontrol dokter selalu tanya HB. Saat usia kehamilan 35 minggu Hbku 7,5 dokter akhirnya menyarankan aku diinfus dengan fenover, cairan obat seperti darah yang akan membentuk sel-sel darah merah dengan harapan HB ku akan naik.

Saat dokter memutuskan aku harus diinfus dengan fenover selama kurang lebih 2 jam dan ditambah dengan CTG (rekam jantung janin) aku sebenarnya bimbang karena saat itu sudah jam 7 malam dan masih harus mengikuti beberapa prosedur rumah sakit. Akhirnya aku memutuskan untuk rawat inap dengan harapan besoknya setelah semua tindakan selesai aku bisa pulang.

Akhirnya malam itu aku menginap di rumah sakit. Baru diinfus dengan fenover jam 11 malam dan selesai kira-kira jam 1 malam. Berbeda dengan transfusi darah yang bisa segera diketahui perubahan HB setelah transfusi, hasil dari penggunaan fenover ini baru bisa diketahui setelah 2 Minggu.

Besok paginya aku minta pulang tapi kata bidan harus menunggu bu dokter dulu yang baru akan visit jam 10 pagi. Tidak berapa lama dapat kabar lagi ternyata baru bisa datang setelah selesai praktek jam 6 sore. Sabaaaaaaar… meskipun rasanya sudah pengen ketemu kasur di kamar.

Setelah jam 6 sore tidak ada tanda-tanda dokter akan visit, aku mulai gelisah. Saat ditanyakan ke perawat barulah diinformasikan bahwa bu dokter mendadak ke RS Gatot Subroto karena ada pasien yang harus ditangani segera. Hwaaa…. rasanya mau garuk-garuk tembok saking kesalnya.

Akhirnya perawat telpon dokter menyampaikan keluhanku yang sudah sangat ingin pulang . Bu dokter berjanji akan mengusahakan balik lagi ke rumah sakit setelah urusan di RS Gatot Subroto selesai. Sempat pesimis sih , apa iya sudah semalam ini masih mau menyempatkan datang mengunjungiku.

Yaaah memang ini otak pikiran negatif harus di charge lagi kayanya. Dugaanku meleset, jam 11 malam bu dokter datang memenuhi janjinya di saat aku sudah hampir tertidur. Alhamdulillah beliau tetap menyempatkan menemui pasiennya meskipun sudah malam Buat buibuk yang tinggal di wilayah Bekasi, dokter Triskawati Indang di RS Hermina Bekasi Barat bisa dijadikan dokter pilihan nih.

Kata bu dokter, dua minggu lagi kita lihat hasilnya. Semoga HB nya bisa naik. Sebenarnya aku belum boleh pulang karena masih ada satu tindakan lagi untuk melihat kondisi kakiku yang sering nyeri, tapi aku (sebagai pasien ngeyel tingkat kecamatan) keukeuh minta pulang karena besoknya gantian ibuku yang punya jadwal ke rumah sakit. Jadi anakku tidak ada yang menjaga. Setelah tahu alasanku ngotot minta pulang akhirnya bu dokter mengizinkan dengan harapan aku segera memeriksakan kakiku.

Yaaaah… apapun kondisinya saat ini, aku berusaha menikmati kehamilan ini, segala keluhan aku coba tukar dengan menikmati gerak lincah mahluk mungil di dalam perutku. Berbeda dengan saat hamil Kanaya yang lebih anteng saat di dalam perut, adiknya ini luar biasa aktifnya.

Sehat-sehat di dalam sana ya dek….

Iklan

10 responses to “37 minggu

  1. ndu.t.yke berkata:

    sehat2 bunda, adeknya Kanaya (& skluarga)….aamiin ya robbal alamiin…

  2. bukanrastaman berkata:

    Semoga lancar sampai hari H bunda

  3. emaknyashira berkata:

    Waaahhh gw ketinggalan berita, samaan kita ternyata lagi hamil besar yang kedua kalinya.
    Sing lancar kehamilannya ya rin, sehat Ibu dan bayinya. Aamiin.

  4. nyonyasepatu berkata:

    Sehat2 yaaaaa, gak berasa haha. Yg baca gak berasa

  5. jampang berkata:

    Semoga sehat semuanya… Aamiin

  6. rinasetyawati berkata:

    aamiin… makasih yaa..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: