Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Islamic Book Fair 2018

pada 29 April 2018

IMG-20180422-WA0032-01Islamic Book Fair adalah acara yang selalu saya tunggu setiap tahun. Setelah dua tahun tidak berkunjung karena hamil dan melahirkan Kaysan, akhirnya bisa ke sini lagi. Pas banget abis dapet arisan jadilah yuuk cuus berburu buku diskonan. 😃😃
Rencana awal, saya dan suami saja yang akan berangkat naik motor karena engga tahan sama tol Cikampek yang akhir akhir ini uwoooooow banget macetnya. Tapi kemudian berubah rencana mau coba naik kereta dan akhirnya juga mengajak Kanaya.
IBF 2018 diselenggarakan di JCC, terakhir kali ke IBF lokasinya masih di istora dan baru kali ini saya ke Senayan naik kereta dari Bekasi. Saya cari informasi di google banyak yang menyarankan naik kereta lalu nyambung naik trans Jakarta. Tapi engga dijelaskan turun di stasiun mana. Akhirnya nekad aja turun di Juanda dan naik Trans Jakarta yang ke Harmoni lanjut lagi yang ke Blok M dan turun di Benhil. Dari sini saya lewat jembatan yang puanjaaaang banget menuju koridor Trans Jakarta di Gatot Subroto lalu lanjut naik jurusan Grogol lalu turun di Jcc naik jembatan lagi menuju lokasi IBF. *encok dah eike 🙂
Kalau Kanaya senang banget naik turun Trans Jakarta, saya mah cuma ngurut betis aja, nah kalau ayahnya langsung beli mie ayam pas turun dari jembatan penyeberangan JCC. Lafaaaaar….. 😄😄😄
Sampai lokasi ternyata sudah rame banget , apalagi berbarengan dengan pameran perhiasan dan fashion show. Satpam langsung mengarahkan ke tempat IBF saat kami melewati pameran perhiasan. Hahaha iyah pak, wajah kucel, ngos ngosan dan keringetan gini gak mungkin kan yah datang ke pameran yang high class gituh.

PhotoGrid_1524982892911

Baru tau ternyata sekarang untuk masuk ke IBF harus beli tiket. Tiketnya murah sih hanya Rp. 5000 seorang, dibawah usia 2 tahun gratis. Tapi saat masuk tiketnya tidak ditanyakan oleh petugas mungkin dia lelah dan bingung karena melihat pengunjung sebanyak itu. IBF tahun 2018 ini hanya berlangsung selama 5 hari dari tanggal 18 sampai 22 April. Jadi mungkin ini salah satu penyebab antriannya mengular selain memang karena saya datang pas hari Sabtu. Sebagian besar pengunjung itu berasal dari rombongan sekolah jadi kebanyakan anak – anak. Senang sih artinya minat baca anak-anak sudah mulai tumbuh ya. Saya perhatikan di stan buku cerita anak-anak paling banyak diserbu. Tidak lupa kalau beserta orang tua pasti ada drama drama kecil karena si anak maksa beli dan orangtua sibuk membujuk supaya beli buku yang lain saja. Iyaaaak betul, itu sih dramanya saya dan Kanaya hihihihi. Dia antusias banget pilih pilih buku sedangkan budget yang saya anggarkan harus prioritas ke buku lain. meskipun bukunya tetap untuk Kanaya juga. Semua yang saya beli memang buku untuk anak-anak, buku untuk dewasa hanya beli satu itupun titipan mama saya. Jadi tahun ini saya pura pura engga ngeliat buku-buku idaman semua budget buku prioritas untuk Kanaya. *tutup mata pake daun pisang. 😆.

PhotoGrid_1524983068761

Saat saya datang ada acara launching buku penulis favorit saya Helvy Tiana Rosa dan Asma Nadia. Kursinya penuh, sebagian besar menyimak sambil berdiri. Engga terbayang penuhnya kaya gimana saat ada Ust Abdul Somad di hari Kamis. Tadinya saya mau datang hari Kamis ternyata tidak jadi karena sesuatu hal.

 

Menurut saya penyelenggaraan IBF di JCC ini kurang greget dibandingkan saat di Istora. Stannya kurang banyak, area untuk beristirahat juga sedikit. Tapi yang paling menyenangkan tempat sholatnya luas, tempat wudhu banyak dan lokasinya dari jalan raya tidak terlalu jauh. Saya tidak tahu dimana lokasi kantin atau penjual makanan kecuali cafe di depan panggung utama. Alhamdulillah setiap ke IBF saya selalu bekal makanan jadi tidak kelaparan. Sambil menunggu Kanaya melukis cookies di Kids Zone kami makan siang. Kids zone ini juga saya baru tau kalau sekarang ada, sebelumnya seingat saya sih tidak ada. Jadi kalau lewat sini dan bawa anak dijamin anaknya nangis minta mampir. Ada berbagai wahana, seperti membuat kerajinan tangan, panahan, play ground,robotic dll. Ada juga panggung yang menampilkan bintang tamu. Tiketnya beli lagi dengan harga berbeda sesuai wahana pilihan.
Senangnya bisa berkunjung ke IBF 2018, kalau mau menuruti nafsu rasanya pengen berlama lama di sana *kekepindompet.
Sampai jumpa di IBF 2019.
Insya Allah

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: