Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Liburan Menyenangkan dan Menegangkan

pada 16 Januari 2020

Liburan

Bismillahirrohmanirrohim

Seperti biasa…

Late Post    😁😁

Liburan Desember 2019 kemarin, rameeeee banget di rumah saya karena keluarga pak Suami yang dari Palembang  (mertua, kakak, adek ipar dan para keponakan) berlibur di Pulau Jawa. Meskipun rumah saya kecil dan tidurnya berdesakan tapi tetap happy karena bisa kumpul-kumpul begini.😃

Rencana awal kami akan mengunjungi beberapa tempat dan  pertama kali yang akan dikunjungi adalah Cisarua Bogor, sekalian  menjenguk adiknya ibu Mertua yang  tinggal di sana. Sebenarnya  saya paling  parno kalau ke puncak itu sama macetnya, tapi Alhamdulillah lancar jaya dari mulai masuk jalan Tol sampai ke lokasi. Yaiyalaaah, berangkat Jumat pagi, jalanan masih sepi. 😜😜😜

Kami menyewa Villa yang lumayan luas buat 5 keluarga  dan cencu saja ada acara main airnya. Setelah kakak  ipar selesai membuat tekwan, ( yang rasanya syedap bingiit) beramai ramai kita nyebur ke kolam renang.

IMG-20191221-WA0021-01

IMG20191221063550-01

Paginya, setelah sholat subuh kami langsung cuuuss Mesjid Taawun di Puncak Pass dan harus kembali sebelum jam 9 pagi karena akan keluar dari Villa dan ziarah ke makam keluarga. Setelah  foto – foto dan ngemil ,sekitar jam 7 pagi, kami bergegas kembali  ke bawah menuju villa. Tiba-tiba petugas loket menginformasikan bahwa kami tidak bisa ke bawah karena jalan sudah ditutup dan hanya diperbolehkan kendaraan yang akan ke atas saja. Jalanan baru dibuka kembali pukul 11 siang. 😫 Widiiiiw….. ini jelas bikin kaget karena setau saya buka tutup jalur itu mulai jam 9 pagi. Alhamdulillah ada bapak-bapak yang menawarkan jalan alternatif dengan meminta imbalan. Terpaksa kami mengikuti bapak itu karena  tidak mungkin menunggu sampai jam 11 siang. Meskipun jarak tempuh lebih jauh dan jalanannya lebih terjal, Alhamdulillah kami tiba di villa dengan selamat dan langsung menuju kota Bogor.

Di Bogor kami hanya mengunjungi Kebun Raya Bogor dan tidak lama kemudian keluar mencari makan siang karena perut sudah lapar. Setelah membeli oleh oleh kami langsung kembali ke rumah saya di Bekasi untuk persiapan ke Kuningan dan packing banyak baju karena rencananya akan langsung ke Dieng dan Yogya.

Perjalanan ke Kuningan  ini mengingatkan saya 4 tahun yang lalu saat saya hamil Kaysan. Kehamilan yang  tidak  saya  ketahui, padahal lumayan melelahkan, apalagi di mobil Kanaya saya pangku sepanjang perjalanan.  Alhamdulillah meskipun baru saya ketahui saat sudah sampai ke Bekasi, kehamilan saya baik-baik saja. Kuningan ini adalah kampung asal keluarga suami saya, sebelum akhirnya mereka menetap di Palembang.  Jadi, banyak sekali saudara yang harus kami kunjungi dan juga ziarah ke makam-makam leluhur.

 

Liburan ke kuningan

Selama dua malam kami di Kuningan untuk silaturahim dan setelah itu langsung menuju Dieng.  Sebenarnya jalur yang biasa dilewati saat ke Dieng adalah  melalui Wonosobo atau Banjarnegara. Tapi pak supir liat – liat google map  ada jalur alternatif yang memangkas waktu sampai 3 jam an yaitu lewat Batang. Akhirnya kami benar-benar mengikuti mbah google meskipun sempat ragu dan  tanya-tanya juga ke penduduk, karena agak curiga kok jalanannya makin lama makin curam dan sepi dari pemukiman penduduk. 😯😯

Kami semua  masih  menikmati pemandangan yang indah di kanan kiri jalan meskipun memacu adrenalin juga sih karena  jalanannya yang  tidak biasa. Sampai di  tanjakan yang sangat curam, tetiba mesin mobil mati dan mobil bergerak ke bawah. Ya Allah… Kami semua menjerit ketakutan karena di kiri jalan terlihat jurang yang dalam. Di dalam mobil ada saya  sekeluarga, adik ipar dengan dua anaknya dan ibu mertua. Keluarga yang lain ada di mobil yang kedua.

Awalnya saya minta turun sama pak supir tapi dia bilang, tenang aja bu, engga apa-apa. Suasana makin  tegang karena mobil bergerak terus merosot ke bawah, dan saya setengah berteriak minta turun. Kami semua berhamburan keluar dari mobil dan rasanya lega sekali saat bisa keluar dari mobil, apapun yang terjadi yang penting kami tidak berada di dalam mobil. Pak Suami mencari batu besar untuk mengganjal roda tapi mobil tetap kehilangan kendali. Alhamdulillah ada dua orang pengendara motor yang sepertinya adalah petugas patroli melewati jalan itu. Mereka membantu mendorong mobil supaya bisa naik ke atas  ke tempat yang landai.😥😥😥

Suasana berkabut, mendung dan sudah mulai turun hujan. Setelah kami semua masuk ke mobil, saya pikir kami sudah melewati kondisi yang mencekam, tapi ternyata salah besar saudara saudara 😩. Mobil sudah bisa berjalan kembali, tapi kami menghadapi hujan badai dengan angin yang kencang dan kilat yang menyambar-nyambar. Jalanan sama sekali tidak terlihat  tapi pak supir tetap melanjutkan perjalanan padahal sekarang kami ada di posisi jalanan yang menurun tajam dengan kanan kiri jurang.

Ya Allah…tidak hentinya kami semua menyebut nama  Allah, mohon keselamatan. 😭😭😭 Anak-anak mulai menangis dan pak suami yang duduk di depan juga  terlihat  panik. Akhirnya setelah kami paksa pak supir mau juga menghentikan laju kendaraan, meskipun  tidak berapa lama melaju kembali setelah hujan agak reda dan jalanan mulai terlihat. 😥

Kami baru bisa bernafas lega saat melihat kebun teh yang ada di Dieng. Rupanya, google map ini mengarahkan jalan yang memang tidak biasa dilewati oleh pengunjung. Pantas saja jalurnya sangat mengerikan dan jarang ada kendaraan yang lewat. Pengalaman luar biasa menegangkan, sampai ibu mertua dan adik ipar bilang sudah kapok dan tidak ingin lagi ke Dieng.😀

Liburan ke Dieng

Sampai di penginapan kami bebersih dan mencari makanan, karena perjalanan yang mencekam tadi sampai membuat kami tidak merasa lapar. Saat sore, baru terasa laparnya karena lupa makan siang. Suasana hujan dan kondisi alam Dieng yang ada pada ketinggian, membuat kami semua kedinginan. Alhamdulillah tidur pules semua mungkin lelah sekali dengan ketegangan tadi siang.

Paginya kami berkunjung ke Taman Syailendra, Kawah Sikidang dan Telaga Warna. Masih banyak tempat yang belum didatangi tapi kami harus segera check out untuk menuju Yogya. Kali ini melalui jalur Wonosobo yang  meskipun jalannnya curam dan berliku  tapi masih  bersahabat lah karena masih banyak kendaraan dan rumah penduduk. Belum rela sih sebenarnya meninggalkan Dieng karena banyak tempat yang belum dijelajahi,  engga sebanding  banget dengan ketegangan yang sudah kita lewati. Insya Allah next time, kepengen balik lagi tapi engga mau lewat jalur Batang.😉

Sampai Yogya sore hari dan kami langsung istirahat di penginapan yang ternyata lokasinya di jalan Jogokariyan. Senangnyaaa dirikuw 😁😁…….. Akhirnya terwujud juga harapan saya bisa berkunjung ke Mesjid Jogokariyan. Malamnya kami cari makan dan langsung  menuju Malioboro. Waaah rameeeeee banget Malioboro di musim liburan begini. Saat saya upload foto di IG Story sedang berada di Malioboro, ternyata ada beberapa teman saya berada di tempat yang sama. Yaaaah mana ketemu yak, liat orang segini banyaknya, mau jalan aja syusaaah. 😂😂 Kaysan yang  tertidur tiba-tiba bangun dan muntah-muntah. Akhirnya saya sekeluarga kembali ke mobil, menunggu saudara saudara yang lain yang masih berbelanja. Sekitar jam 10 malam kami akhirnya kembali ke penginapan.

Mesjid Jogokariyan

IMG2019122Malioboro

Paginya, kami cari sarapan di sekitar jalan Jogokariyan dan sekalian  check out. Tadinya  saya  pikir mau ke tempat wisata eh ternyata kita balik lagi dong ke Malioboro yang  di pagi hari lebih sepi di banding malam. 😁 Setelah belanja belanja (lagi)  diputuskan untuk kembali ke Bekasi melalui jalur  Klaten dan masuk  tol Colomadu.  Saat menuju Klaten  kami melewati  tempat wisata Prambanan dan saya hanya bisa dadah dadah aja, hehehe. Pokoknya insya Allah next time ke Yogya lagi tapi enggak mau ke Malioboro. Semacam kode lah ini. 😀😀

Nah ini cerita liburan bulan Desember yang lalu,  menyenangkan  sekaligus ada yang menegangkannya juga. Insya Allah jadi pengalaman yang berkesan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: