Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Mamaku Inspirasi Hidupku

       Perempuan sederhana dengan keriput di wajahnya itu kupanggil mama. Selalu ada air mata yang tumpah tak tertahan setiap bercerita tentang dirinya. Memandang wajah tuanya, meresapi perasaannya dan berbicara banyak hal dengannya selalu menumbuhkan rasa haru dalam diriku. Aku selalu merasa mama banyak berkorban untuk kami anak-anaknya tapi kami tidak bisa secara maksimal membahagiakannya. Bahkan seringkali banyak permasalahan yang membuat mama sedih meskipun tidak pernah ditunjukkan di depan anak-anaknya. Mama jarang menangis, masalah apapun akan dihadapi dengan tegar. Beliau adalah perempuan paling tangguh yang aku kenal, tapi meski demikian aku tahu dalam diamnya mama sering menahan perasaannya.

       Mama adalah salah satu tokoh idolaku, dari pengalaman hidupnya aku belajar banyak hal. Satu cerita mama yang sangat membekas bagiku sampai saat ini adalah perjuangan hidup mama ketika hijrah dari Semarang ke Jakarta karena tidak ingin terpisah dari papaku. Mama membawa aku yang berusia 2 tahun dengan adikku yang baru berusia 40 hari ke Jakarta menggunakan bis. Sampai di terminal Pulo Gadung, dengan segala kerepotannya membawa dua anak, mama mengurusku yang buang-buang air. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana kondisi mama dan kedua adikku saat itu.

       Kondisi pekerjaan papa yang masih merintis membuat kami harus hidup sangat sederhana. Tinggal di rumah kontrakan yang sempit dengan dinding dari bilik tidak membuat mama berubah pikiran ingin pulang ke kampung. Mama tetap sabar dengan kondisi yang serba terbatas. Apapun yang terjadi asalkan keluarga kami bisa berkumpul dan tidak terpisah pisah itu sudah melegakan hati mama.

      Dua tahun di rumah kontrakan itu aku mempunyai adik lagi. Jadi mama mengurus tiga anak perempuannya sendiri tanpa bantuan asisten rumah tangga. Aku ingat, meskipun kami hidup serba kekurangan tapi mama selalu berusaha supaya aku bisa bersekolah dan aku tahu mama menghemat banyak pengeluaran. Sistem pengaturan uang rumah tangga ini ternyata aku praktekkan saat aku dewasa. Aku terbiasa berhemat karena melihat sendiri bagaimana mama mengatur uang.

       Beberapa tahun kemudian alhamdulillah kami sekeluarga pindah ke rumah dan lingkungan yang lebih baik. Tapi Allah memberi ujian lagi untuk keluargaku. Papaku sakit parah selama hampir dua tahun. Saat itu papa sudah tidak bekerja dan sambil merawat papa yang sakit, mama mencoba untuk mendapatkan penghasilan dari berjualan nasi uduk di depan rumah. Entah kenapa setiap mengenang perjuangan mama saat mendapatkan penghasilan ini hatiku selalu sedih. Selama pernikahannya dengan papa, mama tidak pernah mencari uang, tapi saat dihadapkan dengan keadaan yang sulit mama mampu melakukan apa saja.

           Setelah papa akhirnya meninggal, mama tetap berjualan nasi uduk padahal aku sudah melarangnya karena tidak tega melihatnya kelelahan. Saat itu aku sudah bekerja dengan penghasilan yang tidak terlalu banyak tapi insya Allah cukup memenuhi kebutuhan keluargaku. Mama beralasan, kalau tidak berjualan dan tidak melakukan aktivitas apapun, malah jadi sedih karena tidak ada yang dikerjakan. Akhirnya kubiarkan saja mama menjalani pekerjaan yang menyenangkan untuknya.

      Ketika aku menikah, sesekali mama tinggal denganku tapi masih tetap berjualan. Kemudian ketika aku hamil mama sudah tidak berjualan nasi uduk lagi karena ingin menunggu aku melahirkan cucu yang sangat diharapkannya sekian lama.

        Setelah anakku lahir, ada sebuah dilema yang sering mengganggu pikiranku. Aku dihadapkan pada pilihan yang sulit karena aku harus tetap bekerja dan pengasuhan anakku selama aku bekerja diambil alih oleh mama. Banyak konflik terjadi sejak mama tinggal bersamaku, terutama masalah pola asuh anakku. Aku selalu berhati hati jika ingin menegur mama, tapi tetap saja mama tersinggung. Mungkin ini juga ujian buatku untuk selalu sabar menghadapi orang tua. Belum lagi masalah orang-orang sekeliling yang memojokkan aku karena membiarkan orang tua mengasuh anakku. Mereka bilang tidak pantas pola asuh anak selama aku bekerja diserahkan pada neneknya. Iya aku faham hal itu , tapi mereka tidak tahu kondisi sesungguhnya. Suatu kebahagiaan buat mama bisa lebih dekat dengan cucunya. Mengasuh anakku adalah keinginan mama sejak dulu, mama tidak bermaksud membedakan dengan cucu yang lainnya, mungkin karena anakku adalah cucu pertama dan kehadirannya sangat ditunggu makanya mama merasa lebih senang apabila bisa bersama sama dengan anakku. Sebaliknya mama justru sangat sedih apabila dijauhkan dari anakku.

        Mama dimataku adalah seorang ibu yang luar biasa. Dia lah satu-satunya orang di dunia ini yang paling mengerti aku, bahkan dalam diamku mama tahu apa yang aku rasakan. Aku sulit menyembunyikan sesuatu dari mama, karena biasanya mama akan tahu melalui firasatnya. Entah melalui mimpi atau dari perasaan seorang ibu.

       Darinya aku juga banyak belajar tentang berbagai hal, tentang ketulusan, kesabaran, ketegaran dan pengorbanan. Mama selalu jadi inspirasi bagiku ketika saat ini menjadi seorang istri dan seorang ibu. Hati mama yang seluas samudera selalu siap menampung keluh kesahku dan mampu memaafkan segala kekhilafan anak-anaknya. Aku memang tidak bisa memberikan kebahagiaan yang sempurna untuk mama, tapi dalam doaku tak pernah aku lupa, semoga Allah selalu menjaga mama, memberikan kesehatan untuknya , memberkahi usianya dan menyayangi mama melebihi sayangnya mama terhadapku.

Artikel  ini diikutsertakan pada Kontes Unggulan: Hati Ibu Seluas Samudera

Hati-Ibu-Seluas-Samudera-300x295

Iklan
13 Komentar »

Hadiah-hadiah ‘Give Away’

Siapapun orangnya, pasti senang kan ya dapet hadiah. Apalagi kalo hadiahnya sesuai dengan kebutuhan, seperti hadiah mobil atau rumah…. *yaaaiyyaalaaaah. Etapi buat aku, apapun hadiahnya dan segala rupa yang bentuknya gretongan, tetaplah membuat hati bersorak…hip hip huraayy. .

Semenjak ngeblog, hadiah – hadiah cantik nan menggiurkan jadi sering mampir ke rumahku. Itu semua gara-gara ikutan Give Away dan alhamdulillah beberapa diantaranya jadi pemenang. *uhuy.

Kanaya yang jadi bagian penerima paket juga ikutan senang, karena dia yang paling heboh kalau ada paket datang. Aku sering memesan beberapa mainan lewat OLS dan membuat Kanaya jadi hafal kalau kurir sudah berdiri di depan pintu pagar. Yang ada di pikirannya, paket datang berarti ada hadiah buat dirinya. :))))

Nah ini dia hadiah-hadiah hasil dari mengikuti GA di bulan Mei

Beberapa waktu lalu salah satu OLS di Fb JualanCantik mengadakan GA yang persyaratannya tidak terlalu sulit. Peserta diminta untuk nge like pagenya dan membuat testimoni singkat tentang barang yang pernah dibeli di OLS tersebut. Sebagai pemburu GA, langsung dong ya ikutan. Apalagi dulu pernah beli my english e book juga di OLS ini.

Beberapa hari menunggu akhirnya dimention sama pemiliknya bahwa aku menjadi salah satu pemenang. Hadiahnya dapet voucher Rp.100.000 untuk belanja di JualanCantik. Yuhuuuu…. Alhamdulillah…. meskipun awalnya agak bingung mau dibelikan apa saja akhirnya memilih sandal dan VCD Diva buat Kanaya serta 1 buah peralatan ngebento.

PicMonkey Collage

Hadiah yang kedua aku dapat karena menjadi salah satu pemenang di GAnya CAPek-Ma Berbagi : “Me and Family” kategori peserta GA dengan komentar yang banyak. Makasih yaaa para pengunjung blog yang komentar di postingan  Nuansa Putih, *sungkem satu persatu.

Hari gini dapet pulsa Rp.10.000 sangat lumiyin bukan? Meskipun enggak menang di hadiah pertama, tapi alhamdulillah dapet gretongan pulsa. Tetap membuat hati gembira

untitled

Nah yang paling baru itu dapet hadiah dari GAnya Vania, gara-gara posting tentang celoteh Kanaya yang membuat pembacanya sukses pada ketawa ketiwi. Sampai ada yang bilang saking lucunya kaya nonton Stand Up Comedy. Halllah lebay pisan ini mah. Hehehehe.

Yang paling bikin sueneeeeng pas menang GA ini adalah hadiahnya berupa buku ON nya Pak Jammil Azzaini, motivator favoritku. Sejak buku ini terbit dan membaca testimoni beberapa pembacanya di twitter, aku langsung ingin memilikinya. Alhamdulillah, Allah memberi rezeki sesuai kebutuhanku. Menang GA , eeeh hadiahnya buku yang diidamkan. Ketambahan lagi ada hadiah tambahan kotak tisu hand made dan bros lucu warna warni. Kumplit senengnya….

IMG00880-20130604-1536

Terima kasih banyak ya buat para penyelenggara GA, hayuk aah sering sering tebar hadiah….. *ditoyor rame-rame.

Alhamdulillah untuk nikmat-nikmat yang Allah berikan, semoga semakin bersyukur, semakin bertambah nikmatnya… aamiin.

30 Komentar »

Semangat Bisnis Lagi

 

Dunia bisnis bagi saya sebenarnya bukanlah hal yang asing, sejak SMP ayah saya sudah membiasakan untuk bersinggungan dengan bisnis. Waktu itu ayah membuka warung kecil di depan rumah, dan saya punya tugas mengelola keuangannya yang tentu saja masih tetap dibantu oleh ayah.

Awalnya saya tidak begitu tertarik dengan bisnis. Kalaupun saat SMP itu saya tetap menggeluti toko kecil keluarga, itu semata-mata saya tidak bisa menolak keinginan ayah. Jadi bukan atas keinginan sendiri. Setelah Ayah saya sakit dan meninggal, toko itu akhirnya ditutup karena saya sibuk dengan kuliah.

 

Saya tidak menyadari ternyata memang bakat berbisnis ayah itu menurun pada saya. Saat kuliah saya mulai menjual beberapa pernik-pernik yang saya buat sendiri. Saya pernah membuat stiker dengan kata-kata lucu, atau membuat pembatas buku dari kertas warna-warni yang dilaminating dan dibolongi ujungnya untuk memasukkan pita. Customernya sebagian besar teman-teman kuliah. Hasil dari penjualan kerajinan tangan itu memang tidak banyak, saya hanya merasa puas saja apabila bisa menghasilkan sebuah karya dan tidak terlalu berambisi untuk bisa menghasilkan uang. Padahal kalau diseriusi bisa saja keisengan saya itu menghasilkan uang yang lumayan.

 

Setelah lulus kuliah, bekerja dan kemudian menikah, dunia bisnis benar-benar tidak pernah terpikirkan lagi oleh saya. Sampai akhirnya saya punya anak dan pikirannya saya langsung kembali ke dunia bisnis setelah menyaksikan betapa lucu-lucunya perlengkapan anak – anak. Dari mulai buku, pakaian, mainan dan segala hal yang berhubungan dengan anak membuat saya tertarik untuk berbisnis.

 

Mulailah saya berjualan online, dengan membuat website gratisan yang sekarang ini sudah ditutup oleh pemiliknya. Ternyata seru juga ya jualan online, ini benar-benar dunia bisnis yang baru bagi saya. Saya banyak belajar dari pengalaman menghadapi customer yang tidak hanya dari wilayah terdekat saja tapi sampai melintasi pulau.

 

Banyak barang yang saya jual online saat itu. Semuanya masih berhubungan dengan anak-anak. Dari mulai buku, pakaian, sampai bak mandi anak saya jual. Takjub, ternyata meskipun banyak competitor di bisnis online, tetap saja barang yang saya jual banyak peminatnya. Saya pernah kewalahan menanganinya terutama menjelang lebaran. Apalagi saya masih berstatus karyawan dan mengurusi si little princess. Membagi waktu dengan seimbang menjadi sesuatu yang sangat sulit.

 

Saat sedang sibuk dengan dunia online itu, suami saya membuka toko offline yang menjual pakaian muslim anak dan dewasa. Semakin padatlah waktu saya karena harus membantu pengelolaan toko offline ini. Saya pernah sampai sakit karena terlalu lelah.

 

Akhirnya toko offline yang dikelola tidak secara maksimal itu harus ditutup, karena suami mendapat tugas pekerjaan di Palembang dan saya tidak sanggup harus menghandle semua bisnis ini sendirian. Sedih sekali saat itu karena tutupnya toko hampir berbarengan dengan ditutupnya website tempat saya berjualan online. Saya sempat tidak melakukan bisnis apa-apa selama beberapa bulan, tapi akhirnya bangkit lagi dengan fokus menjual buku-buku paket balita.

 

Sampai saat ini saya masih menekuni bisnis buku balita dan alhamdulillah meskipun memang belum memberikan hasil yang maksimal tapi saya senang akhirnya saya kembali bersemangat lagi untuk berbisnis.

 

hb-baru Buku Halo Balita

378979_454769517929014_510424832_nLearning Skill with Ressa

 

Doakan yaaa, semoga lancar jaya jualannya….

 

 

Tulisan ini disertakan pada Give Away : Perempuan dan Bisnis,

 

33 Komentar »

Berpetualang di Curug Naga

Salah satu wisata yang saya sukai adalah wisata air terjun atau sering disebut curug. Sewaktu masih muda *eciyeeee….. dan lagi senang-senangnya berpetualang, saya paling sering pergi ke curug di sekitar Bogor bersama teman-teman. Dari sekian banyak curug yang saya kunjungi, Curug Naga lah yang paling berkesan buat saya.

10424_1221968837012_524329_n

Kenapa eh kenapa???? karena eh karena , ini kok jadi lagunya bang Oma tempatnya unik dan berbeda dari curug yang lainnya. Terletak di Desa Citamiang – Paseban, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, suasana curug ini sungguh membuat kita betah berlama-lama disana.

 

 

Untuk bisa sampai ke tempat ini kita harus menyusuri sungai sepanjang 100 meter. Bisa juga sih jalan memutar melalui tebing di atasnya, setelah sampai di atas kita loncat ke bawah. Iya bener…. loncat dari ketinggian. Awalnya ngeri sih , tapi sesudahnya malah ketagihan hehehe….

 

 

Setelah loncat dari tebing, kita bisa berenang di sungai itu sampai menuju air terjun. Airnya dingiiiin….. maknyus banget rasanya berendam di sungai yang airnya jernih. Batu-batuan di dasar sungai kelihatan jelas lho, biarin deh dibilang norak, emang norak sih saya soale tidak pernah merasakan kesenangan seperti ini di Bekasi. Yaaa iyaaalaaah….

 

 

Semakin mendekat kita ke arah air terjun, air sungai semakin dalam tapi semakin asyik buat berenang. Di tempat ini kita di wajibkan menggunakan rompi pelampung supaya lebih aman. Kalau berenang di kolam renang umum sih sudah biasa ya, tapi berenang di sungai yang jernih dengan suara deburan air terjun pasti memberi sensasi tersendiri.

9935_1234855199163_5840011_n

 

 

Di Curug Naga ini, sering juga digunakan untuk outbond. Memang sih tempatnya tidak seterkenal dan seramai Curug Cilember yang ada di sekitar Bogor juga, tapi justru saya lebih menikmati tempat yang agak sepi seperti ini. Bisa puas berenang dan menikmati indahnya alam ciptaan Allah

 

 

Untuk tempat beristirahat disediakan beberapa saung dan tenda-tenda yang posisinya di pinggiran tebing. Jadi kita bisa melihat-lihat pemandangan dan sungai yang mengalir di bawahnya. Kalau menginap di tempat ini jangan lupa pakai jaket yang tebal, soale udaranya kalau malam dingiiiiin banget.

10424_1226062539352_6441224_n

 

 

Buat Keke dan Naima yang sering berenang, tempat ini pasti cocok buat kalian, karena bisa puas berenang di alam terbuka. Jangan khawatir, meskipun tempatnya kelihatan ekstrim, tapi masih cocok kok buat anak-anak seusia kalian. Selamat berpetualang yaaa…..

1st Giveaway : Jalan-jalan Seru untuk Keke dan Nai

 

61 Komentar »

Dua Hadiah di Bulan April

 

Siapapun pasti senang kalau menerima hadiah, iya kan …kan..kan…… ^___*

 

Begitu juga diriku ini si pecinta gretongan. Makanya saat kemaren menang dua give away berturut turut rasanya itu sueeeneeeng banget secara klo ikutan kontes jarang banget menang. *kacian.

 

 

Hadiah yang pertama aku dapatkan dari teteh Dey Ibunya Fauzan, yaitu sebuah buku yang romantis abis. Judulnya Bunga Cinta Dua hati karangan teh Dey dan Bli Budi.

Menang give awaynya juga ajaib banget, waktu itu lagi online di Facebook dan baca status teh Dey yang mau ngadain kuis . Agak setengah maksa sih supaya kuisnya diadakan saat itu juga soalnya pas banget jam istirahat kantor, jadikan bisa ikutan. Tidak beberapa lama teh Dey beneran bikin pertanyaan dan hadiahnya buku itu. Alhamdulillah, emang rezeki yeeee…. aku berhasil menang.

 

 

Beberapa hari kemudian buku sampai di rumah, dan langsung dibaca karena penasaran sama isinya. Mau nge review serius buku ini rasanya enggak pede ya, karena enggak pinter-pinter amat nge review buku. Tapi cuma mau bilang aja kalau buku ini bagus banget buat bacaan ringan. Kalau aku suka karena memang cocok sama diriku yang romantis ini. *hooeeeekkk.

 

 

Buku ini terdiri dari Cerita Budi yang berisi cerita-cerita pendek dan Kata Dey yang isinya kumpulan puisi singkat. Di bagian cerpennya, ceritanya bagus-bagus tapi sayangnya ceritanya terlalu pendek dan alurnya terlalu singkat. Yaa namapun cerpen ya, klo panjang panjang mah cerjang, hihihi tapi tetap terlalu singkat sih menurutku….*tetep ngeyel.

 

 

Kalau puisinya teh Dey, aku suka juga. Pemilihan katanya banyak yang unik dan maknanya daleem banget. Aku ikut hanyut terbawa perasaan ketika membacanya. Enggak nyangka teh Dey seromantis ini, cuma satu kekurangannya , puisinya kurang banyak…. *minta dikemplang

 

 

Btw, makasih banyak yaaa hadiah bukunya….

 

PicMonkey Collage

 

Hadiah kedua didapat dari menang GAnya Felia. Aku cuma kirim puisi geje yang aku tulis saat milad kedua pernikahanku. Waktu itu enggak pede juga sebenernya karena lihat peserta yang lain bagus-bagus tulisannya. Tapiii namapun usaha ya, lanjut aja ikutan jadi peserta GAnya.

 

 

Alhamdulillah setelah beberapa minggu, aku dimention sama Felia bahwa aku menang GA dan diminta ngasih alamat. Horeeeeee….. Berhubung Felia ngirimnya jauuuh dari Aceh, hadiah GA baru akuterima setelah 2 minggu pengiriman.

 

 

Kanaya yang pertama menerima paket, heboh dikira itu paket mainan untuknya. Dia masih tidak percaya saat aku bilang ini hadiah buat bunda dari tante Felia. Saat paket kami buka bersama-sama dan ternyata isinya aksesoris, dia baru percaya 🙂 tapi langsung minta dipakai braceletnya.

 

Senang deh dapet aksesoris banyak dari Felia, bagus-bagus pula dan buatan sendiri lho. Emang salah satu berkahnya ngeblog itu, dapet banyak teman , bisa silaturahim, plus dapet hadiah-hadiah keren

 

PicMonkey Collage

 

Alhamdulillah, makasih yaaaaa…..

 

38 Komentar »

Review Buku : Cerita di Balik Noda

1359621710613_BukuCeritadiBalikNoda

Judul Buku       : Cerita di Balik Noda

Penulis              : Fira Basuki

Penerbit            : PT Gramedia

Cetakan            : Pertama, Januari 2013

Jumlah halaman : 235 halaman

Dunia cuci mencuci baju kotor itu selalu melekat dalam kehidupan kita sehari-hari. Entah laki-laki atau perempuan, anak kost, sampai pak presiden pun mungkin pernah juga merasakan aktivitas mencuci baju.

Selagi masih ada baju kotor itu pertanda kita seseorang yang aktif mengambil peran. Seringan ringannya aktivitas kita, pasti akan menimbulkan efek pada pakaian yang kita pakai. Meskipun kegiatan kita sehari hari hanya duduk manis di ruangan yang ber AC, tetap akan ada keringat kan. Apalagi buat ibu-ibu yang punya buah hati seperti saya, urusan baju kotor sudah menjadi menu sehari hari.

Kisah-kisah inspiratif “berani kotor itu baik” dirangkum dalam sebuah buku “Cerita di Balik Noda” karangan penulis terkenal Fira Basuki. Beliau menuliskan kembali cerita-cerita dari para pemenang lomba menulis yang beberapa waktu lalu diselenggarakan oleh Rinso.

Sebagai seseorang yang sudah lama bergelut di dunia tulis menulis dan banyak menghasilkan karya yang menakjubkan, tentu tulisannya di buku ini juga akan berkualitas. Karena itu saya tertarik membaca buku ini dan benar saja, saya menemukan banyak kisah inspiratif disini.

Dari beberapa tulisan di buku ini, ada satu tulisan yang sangat berkesan bagi saya, yaitu Bos Galak. Kisah ini menceritakan tentang seorang bos yang sangat disegani oleh bawahannya karena wataknya yang sering marah-marah. Semua orang tidak ada yang berani menghadapinya, tapi kemudian hadir seorang Rani yang mengungkap latar belakang Bu Elsi si bos galak. Di kejutan ulang tahunnya, Bu Elsi akhirnya mengakui bahwa dia berubah menjadi bos yang galak karena pelampiasan kesedihannya. Anak satu-satunya meninggal di usia 10 tahun dan kejadian itu membuatnya tertekan.

Setelah terungkapnya kisah Bu Elsi, para bawahannya memaklumi sikapnya selama ini. Suasana kejutan ulang tahun menjadi lebih cair saat salah satu dari mereka secara tidak sengaja mengotori baju Bu Elsi dengan kue tart. Tidak ada kemarahan karena kejadian itu, Bu Elsi justru tersenyum dan berakhir sudah suasana kantor yang mencekam.

Saya menyukai semua cerita-cerita di buku ini, karena kisahnya sangat menyentuh hati. Apalagi gaya penulisan mba Fira yang memang enak dibaca, tidak kaku dan membuat pembacanya ingin mengetahui isinya sampai akhir.

Tapi ada sesuatu yang kurang mengena di hati saya saat melihat covernya. Terlalu sederhana untuk tulisan-tulisan yang istimewa. Mungkin pemberian banyak warna dan gambar-gambar natural membuat pembaca lebih bersemangat lagi.

Secara keseluruhan buku ini bagus, dan sangat pas untuk menjadi koleksi perpustakaan mini di rumah kita. Setiap cerita inspiratifnya akan membuat kita berselancar mengetahui sisi lain dari arti “Berani Kotor itu Baik” .

Postingan  Cerita di Balik Noda dan Berani Kotor itu Baik  ini diikutsertakan dalam Kontes Ngeblog Review Buku “Cerita Di Balik Noda” yang diselenggarakan oleh KEB bekerjasama dengan Rinso.

logokeb2013small

30 Komentar »

Me and Family: Nuansa Putih

IMG_1138

Inilah foto keluarga kecilku. Foto ini diambil ketika sepulang sholat Idul Fitri tahun lalu. Sering banget sih foto bertiga tapi jarang pakai baju yang kompak. Kali ini sengaja pakai baju putih semua, supaya sesuai juga dengan tema lebarannya. Mumpung masih pada fresh, wajahnya sumringah karena sebentar lagi mau makan ketupat dan opor ayam, menyambut hari kemenangan, jadi kita foto dulu. Foto-foto bersama keluarga itu memang paling menyenangkan yaa……..

Postingan ini diikutsertakan dalam CAPek-Ma Berbagi  dengan Tema “Me and Family”

CAPek-Ma-Berbagi-2013

46 Komentar »

Tiga cinta di rumahku

Secara fisik, rumahku sangat mungil, bahkan saking mungilnya tidak bisa buat main petak umpet karena biasanya langsung ketebak dimana kita bersembunyi. *pengalaman pribadi main petak umpet sama Kanaya. Tapi selain mungil, rumahku juga strategis, mau ke kamar mandi deket, mau ke kamar tidur deket, mau ke dapur deket, mau selonjoran di ruang tivi juga deket banget. Hehehehe…..

Yaaah meskipun demikian adanya, aku bahagia ada di rumah cicilan itu. Tidak terbayang kalau aku punya rumah mewah seperti di film – film India, pastinya aku akan sangat kelelalahan kalau harus mengepel lantainya. * pemikiran emak sejati. Padahal sih karena memang belum sampai rezekinya punya rumah yang luas. Insya allah suatu saat terkabul.. aamiin.

Aku tidak sedang ingin membahas tentang sebuah rumah, apalagi rumah sang jendral yang jumlahnya puluhan itu, tapi aku ingin membahas tentang para penghuni rumahku yang unyu-unyu telah memberiku semangat dalam mengarungi hidup ini. ……Tsaaah.

Merekalah, tiga orang pilihan Allah, yang telah mewarnai hidupku dengan cinta dan kasih sayang, yang membuatku selalu bersyukur, Allah menakdirkanku bisa hidup bersama mereka. Suamiku, mamaku dan putri mungilku Kanaya, merekalah orang-orang yang membuat rumahku penuh dengan cinta, tawa, dan juga tangis. Penuh warna, penuh cerita.

Aku perkenalkan mereka satu persatu yaa…

Suamiku, satu-satunya lelaki di dalam rumahku. Memperbaiki genteng bocor dan pagar yang rusak adalah salah satu keahliannya. Makanya sewaktu pak Suami ini sempat hijrah 6 bulan ke Palembang, aku sangat kehilangan dia, selain tidak ada lagi ojeg pribadi, makanan di rumah jadi sering terbuang karena biasanya pak suami ini yang paling rajin menghabiskan makanan di rumah. 🙂 . Beliau ini adalah suami, menantu dan ayah yang ideal… eciyeee jangan GR ya mas…… Pokoke istrimu ini love you puool dech……

Mamaku, adalah juga ibu yang penuh kasih. Teman-temanku banyak yang iri lho aku punya ibu seperti mama, uhuk…. Mamaku itu bisa jadi sahabat buat anak-anaknya sekaligus membuat suasana rumah jadi hangat dengan cerita-ceritanya. Mama sekarang tinggal bersama di rumahku sejak aku hamil dan memilih untuk ikut mengasuh Kanaya. Sudah berkali kali aku dilema dengan kondisi seperti ini, karena mama tidak mau ada pembantu di rumah. Pernah ada yang menyindirku , katanya tidak pantas orang tua ikut mengasuh anak, saat aku sampakan hal ini sambil menangis, Mama cuma bilang, ini pilihannya mama, dan mama juga ingin mendapatkan pahala karena mencurahkan cinta untuk anak dan cucunya…. ihiks…. love you always mama…..

Cinta ketiga di rumahku tentu saja si ceriwis Kanaya. Bocah 29 bulan ini adalah bintangnya keluargaku. Dia kunantikan selama 4 tahun pernikahan dan kehadirannya tentu membawa kebahagiaan yang tak terlukiskan. Celotehnya, tawanya, tangisnya jadi membuat hidupku lebih hidup, karena dia juga aku selalu bersemangat meng up grade diri supaya bisa menjadi ibu yang baik. Cerita tentang keseharian, tingkah laku dan perkembangan Kanaya aku catat secara khusus di blognya Kanaya.

Itulah tiga cinta di rumahku. Anugerah terindah yang Allah berikan padaku bisa bersama-sama mereka saat ini. Aku berdoa semoga Allah memberikan mereka kesehatan, keberkahan usia dan keselamatan dunia akhirat.

Terima kasih untuk mas, mama dan anakku yang telah mencintaiku dengan tulus, aku mencintai kalian karena Allah….. mmmuuuaaachhh. *ketjup satu satu

8088e9a7-5f9b-43ad-86a1-0aa809507fccwallpaper

 “POSTINGAN PENUH RASA SYUKUR INI UNTUK MEMERIAHKAN SYUKURAN RAME RAME MAMA CALVIN, LITTLE DIJA DAN ACACICU

logo nature

68 Komentar »

Ekspresikan cintamu

Bicara cinta tidak pernah ada habisnya, cinta kepada suami, orang tua, anak , teman dan cinta yang paling tinggi terhadap Allah dan RasulNya.  Kali ini ngebahas si cinta yang sekarang menemani hari hari indahku *eciyeee.

Aku sebenarnya type orang yang romantis. *uhuk,  dan menikah dengan seseorang yang “kurang romantis” di awal pernikahan. Tapi sekarang…. pak suami ini  ternyata sudah jauuuuh lebih romantis dari diriku sendiri. Lha kok bisa sih…. *ga terima dibalap beginih.

Bersyukur, alhamdulillah….

Kepengen banyak cerita bagaimana romantisnya dia, tapi khawatir banyak yang ngiri *kabooor menghindari timpukan sendal.

Jadi mari kita mencintai pasangan sah kita dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Dia ada disamping kita karena Allah sudah memilihkan yang terbaik.  Sudah bilang I love You belom hari ini??… hayuuk atuh sms, bbm, telpon.

Ini postingan ga jelas banget deh, padahal intinya cuma pengen ikutan give awaynya mba Felia  yang meminta peserta untuk mengekspresikan ungkapan cinta kepada orang-orang yang ada di sekeliling.

Berhubung lagi ga kreatif, jadi aku repost puisi yang pernah aku buat waktu 2 tahun pernikahan. Senyum-senyum malu sendiri pas dibaca lagi. Doakan semoga cinta kami selalu tumbuh dan tumbuh terus ya….

 

Selaksa masa….
Menghadirkan sebuah kenangan tentang kita
24 bulan yang lalu…..
Ada senyum mengembang
Haru menyusup
Juga harap yang melangit
Seperti baru kemarin ketika keningku kau sentuh
untuk pertama kali
dan hari-hari menjadi taman bunga
Wangi melati itu masih tercium sampai saat ini
Tidak ada yang berubah…
Kecuali sebentuk cinta yang kian bertambah
dan syukur yang semakin menggunung
untuk sebuah kesempatan ada disampingmu
Tetaplah menjadi matahariku
yang tak meredup, meski awan menghalangi
Menghangatkan jiwa yang kadang letih tak terperi
Saat ini….di putaran masa pernikahan kita
aku hanya ingin menggenggam tanganmu
kemudian menatap lekat mata beningmu
Sayang, ……semoga seiring waktu
kan bertambah ketaatan kita pada Sang Pemilik Diri
Hingga akhirnya, kaki-kaki ini bisa menapaki SurgaNya yang Abadi

15 Januari 2008
milad 2 tahun meretas sunah bersejarah

 

tulisan ini diikut sertakan dalam Giveaway-Wedding annivesarry ke 6.

38 Komentar »

Nasihat Terbaik

Ust Abdullah Gymnastiar :

Sebaik-baik hadiah yang diberikan seseorang kepada saudaranya adalah nasihat yang baik.

Senangnya ya kalau ada orang tua, guru, sahabat atau orang – orang di sekeliling kita memberi nasihat yang baik. Terasa banget betapa perhatiannya mereka sama kita, dan benar kata Aa Gym nasihat yang baik itu seperti hadiah yang tak ternilai.

Kalau orang tua sih, dari kita masih kecil udah wara wiri kasih nasihat. Dari nasihat yang makjleb masuk ke hati , nasihat yang hapal karena saking seringnya, sampai nasihat yang mampir ke kuping kiri, celingukan di tengah, trus numpang keluar lewat kuping kanan. Itu mah saya yak, jangan diitiru, maklum masih jadi bocah yang mencari jatidiri. Masa lalu yang kadang suka malu sendiri kalau mengingatnya.

Dulu almarhum papa saya yang paling sering kasih nasihat. Saya dan adik-adik dikumpulin disuruh duduk rapih dan dinasihati segala macam. Biasanya sih kalau habis berantem atau enggak disiplin sama aturannya papa. Nah disini jadi tipis bedanya antara dinasihati atau dimarahi hehehe. Sekarang baru terasa saat papa ga ada, segala nasihatnya banyak benarnya. Ihiks…

Tapi dari sekian banyak nasihat yang saya terima, ada satu nasihat dari mantan bos yang sampai sekarang masih teringat dan malah jadi motivasi setiap kali saya mendapat masalah dengan seseorang. Bukan bermaksud untuk menyepelekan nasihat-nasihat penting yang lainnya, tapi nasihat dari si bapak ini benar-benar terbawa terus dalam ingatan.

Jadi, waktu saya masih berada disebuah divisi yang dipimpin si mantan bos ini, ada sebuah kebijakan dari big bos yang membuat saya dan teman-teman merasa demotivasi. Semangat kerja jadi berkurang dan setiap hari kami jadi sering mengeluh. Pak bos yang memang sangat perhatian dengan bawahannya ini, mengumpulkan kami semua di sebuah ruangan dan mulai mendengarkan satu persatu keluhan kami yang intinya sangat kecewa dengan big bos kami.

Nasihatnya saat itu tidak panjang lebar, dia hanya berkata,

Jangan pernah berharap kepada manusia karena kamu pasti akan kecewa, berharaplah kepada Allah maka kamu tidak akan kecewa

Sebenernya saya sudah sering mendengar kalimat itu tapi mungkin karena suasana hati sedang mendung dan memang sedang butuh nasihat, jadi tausiyahnya begitu nancep di hati. Ajaib, besoknya saya dan teman-teman kembali semangat lagi. Memang tidak pantas bergantung kepada manusia, lha manusia aja masih bergantung sama Allah kok, * edisi solehah ^___ *

Sejak saat itu, setiap saya sedang bermasalah dengan orang lain atau sedang merasa kecewa dengan sikap orang lain,  saya selalu ingat kata-kata dari mantan pak bos itu. Apa masalahnya jadi selesai?, ya enggaklah… xixixi, tapi setidaknya saya segera sadar bahwa manusia itu tidak semuanya bisa diharapkan sesuai dengan keinginan kita. Hanya Allah satu-satunya yang pantas jadi pengharapan dan yakin seyakin yakinnya pengharapan kepada Allah satu-satunya pengharapan yang tidak pernah mengecewakan.

Posting ini diikutsertakan pada Give Away Perdana Dellafirayama, seorang ibu labil yang tidak suka warna hijau dan hitam

24 Komentar »

%d blogger menyukai ini: