Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Cerita Kehamilan Kedua

Ingin konsisten menulis di blog ternyata tidak mudah bagi saya. Ada saja kendala, baik yang tidak bisa dihindari maupun kendala yang memang dibikin sendiri 🙂 Padahal ide tulisan sudah menumpuk di kepala minta dituangkan. Tapi yaaah begitulah.

Apalagi ada satu alasan yang membuat saya jadi malas ngeblog. Morning sickness

Iyah, judulnya saja morning, tapi kenyataannya sepanjang hari saya mual dan muntah. Alhamdulillah meskipun rasanya enggak karuan tapi saya bahagia, dan sangat menikmati hari-hari penuh perjuangan ini.

Saya baru tahu hamil anak kedua ini saat kandungan sudah berusia 6 Minggu. Memang haid terlambat, tapi tidak menyangka kalau hamil, karena bulan sebelumnya saya juga terlambat haid dan saat periksa ke dokter dinyatakan tidak hamil. Jadi saat bulan ini saya terlambat haid lagi, saya santai santai saja dong.

Saat keluarga dari Palembang berlebaran di rumah saya, kemungkinan saya sudah hamil tapi tidak menyadarinya. Teringat lagi saya  harus mondar mandir dari lantai satu ke lantai dua untuk mengurus berbagai keperluan. Apalagi sebelum kedatangan mereka, saya bebenah rumah habis-habisan ( maklumlah mertua dan ipar mau datang 🙂 ) salah satunya saat membetulkan horden saya naik kursi tinggi kemudian turunnya loncat. Perjalanan ke Kuningan juga cukup melelahkan karena sepanjang jalan saya memangku Kanaya. Intinya saya lelah sangat.

Sepulang dari Kuningan saya mengalami flek dan saya berpikir itu haid. Saya tetap beraktivitas seperti biasa. Sudah mulai bingung saat hari kedua fleknya berhenti dan sampai hari kelima ternyata saya tidak haid. Cuma bingung tapi tetap belum terpikir kalau hamil, karena tidak biasanya seperti ini.

Beberapa hari kemudian saya sering mual dan pusing, tapi menganggap itu masuk angin biasa atau maagnya sedang kambuh. Alhamdulillah mulai curiga ini hamil karena mualnya seharian tidak berhenti. Malamnya suami beli tes pek dan paginya saya yakin kalau saya hamil setelah melihat ada dua strip.

Reaksi saya antara bersyukur, terharu dan cemas. Terutama saat mengingat aktivitas yang saya lakukan dua minggu terakhir. Apalagi saya juga sempat flek. Perasaan sudah tidak karuan, apa bisa janin ini selamat. Sorenya saya langsung ke dokter dan alhamdulillah bisa bernafas lega saat dokter bilang, semua baik-baik saja. Dokter hanya memberi vitamin dan penguat kandungan.

Alhamdulillah kehamilan ini segera diketahui, jadi saya bisa lebih berhati-hati. Saat badan meriang dan muntah-muntah itu saya masih berfikir hanya sakit maag dan nyaris minum obat sembarangan. Alhamdulillah ya  sinyal curiganya masih aktif.

Sekarang sudah berjalan 15w, terakhir kontrol ke spog, dede bayinya sehat, detak jantung normal. Bundanya juga sudah naik bb sampai 5 kg, lagi doyan makan meskipun habis makan keluar lagi. Yaaaah dinikmati saja prosesnya, insya Allah mual muntah ini akan segera berlalu dan berganti kebahagiaan. Aaamiin

Iklan
24 Komentar »

Hah????… hamil lagi?

Kanaya udah 11 bulan. Alhamdulillah makin cerdas, tambah aktif dan menggemaskan. Masih ASI juga dan enggak ditambah susu-susu yang lain. Aku masih istoqomah menyusui insya Allah sampai Kanaya 2 tahun. aamiin… tetapiiii efeknya sodara-sodara,  badan jadi lebih luas. Duuuh mo bilang gemuk kok ya susah bener. ^_*

Menurut teori sih katanya ibu menyusui cenderung lebih langsing. Tetapi mengapa diriku tidak? kok badan malah makin padet begini?…. hiks… hiks…  Ngaku deh emang paling males olah raga, tapi nafsu makan menggila, jadilah hasilnya seperti ini.

Setiap teman yang udah lama enggak ketemu pasti komentarnya sama….. hamil lagi ya mba rin?, bahkan temen kantor bikin gosip, bu Rina hamil lagi, hebat deh cepet banget Kanaya langsung mau dikasih adek. Hwaaaaa…… ini bukan hamil, ini perut yang buncit,  bapak-bapak pembuat gosssippp…..

Nah yang bikin terharu (baca : dongkol ) waktu anak tetangga depan rumah umur 5 tahun, suatu hari dengan pandangan takjub melihat perutku dan mendekat, kemudian mengelus-ngelus perutku… “ih tante hamil yaa… ” sambil cengengesan. Hiks.. anak 5 taon gitu looh..

Apa iya aku segendut ibu-ibu hamil? perasaan biasa-biasa aja deh, kalo rok sih emang cuma 3 yang masih bisa di pake, baju juga cuma 4 kok yang udah ga muat. Nah pas kemaren lewat toko yang ada kaca besarnya barulah sadar bahwa memang diriku ini sekarang gendut syekale. Perut agak menjulang beberapa centi. Enggak sadar pegang-pegang perut sendiri, kira-kira kalo hamil cocoknya hamil berapa bulan yaa…. hihihihi

Ahh…. enjoy my life sajalah … daripada sutris, ASI ku malah drop…..

betul…. betul…. betull….. *menghibur diri sendiri

12 Komentar »

%d blogger menyukai ini: