Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

1 Syawal 1438 H

1498392059437

_Kami sekeluarga mengucapkan ;_

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 H

Taqabalallahu Minna wa Minkum
Shiyamana Washiyamakum

Semoga Amal Ibadah kita di bulan Ramadhan ini mendapatkan RIDHA Allah Subhana wa ta’ala dan dosa-dosa kita diampuni-NYA

Aamiin Ya Robbal Aalamiin

Rina & Keluarga

Tinggalkan komentar »

Kemenangan ini dari Allah….

 

Sabtu sore 12 April menjelang hari pencobolosan Pilgub Jawa Barat, suasana agak memanas. Beberapa teman yang diamanahi sebagai korlap sibuk mendata saksi yang ternyata banyak berhalangan. Via telpon aku diminta kesediaan untuk menjadi saksi di TPS 47. Hmmm….sarangnya PDIP euy. Sempat agak ragu sih, apalagi suamiku mendapat amanah juga sebagai saksi tapi lokasinya jauh dari tempatku nanti berada. Tapi bismillah…ada Allah yang senantiasa menjagaku.


Malamnya suamiku cross cek ke pak RT untuk meyakinkan kembali bahwa namaku dan suami terdaftar sebagai pemilih. Awalnya beliau menyampaikan bahwa nama kami terdaftar, tidak berapa lama datanglah panitia yang lain dan ketika ditanyakan ternyata namaku dan suami sudah dicoret. Hwaaaa….. alasannya karena kami dianggap sudah pindah, (kami memang pindah ke rumah baru), padahal jauh hari suami sudah sering menelpon pak RT supaya nama kami dapat dimasukan sebagai pemilih. Beliau bilang karena sebelumnya sudah ada pendataan, nama kami masih tercantum sebagai pemilih meskipun sudah pindah rumah. Pak RT memohon maaf atas kejadian ini, karena dia pun tidak bisa lagi berbuat sesuatu. Aku tidak ingin berprasangka, meskpun aku mencium bau kecurangan dari petugas yang menghapus nama kami yang kebetulan seorang kader PDIP. Ah…sedih sekali rasanya


Show must go on, amanah harus tetap dijalankan, meskipun sedih tidak bisa mencoblos. Jam 6 pagi aku sudah tiba di TPS 47, langsung menghadap ketua KPPS dan menyerahkan surat mandat sebagai saksi pasangan HADE. Aku adalah orang ketiga yang hadir setelah ketua KPPS dan rekannya, bahkan pak satpam pun belum terlihat. Hari masih pagi, dingin masih agak terasa. Menjelang pukul 7.00 orang mulai berdatangan termasuk para panitia yang semuanya aktivis PDIP. Aku berbincang dengan para saksi dari pasangan DAI dan AMAN. Rekan dari pasangan AMAN yang diusung PDIP,PPP dan partai lain, bercerita bahwa dia mau menjadi saksi karena dibayar dalam jumlah besar. Aku tersenyum, inilah bedanya partai yang landasannya materi, dari level bawah sampai atas berbau materi.


Selama pencoblosan , alhamdulillah suasana aman. Menjelang penghitungan suara suasana mulai memanas. Beberapa orang berseragam merah dengan logo kepala banteng, terlihat mondar-mandir. Panitia sibuk menyusun surat suara. Senyum mengembang disana-sini, panitia yang kader PDI yakin bakalan menang karena dari berbagai survei pasangan AMAN memang yang paling dijagokan. Dan ternyata tidak disangka, pasangan HADE yang unggul, aku melihat wajah kepanikan orang yang bertugas membacakan, dan aku masih sempat mendengar dia memekik kata-kata s***n. Sosok mahluk yang dilaknat ALLAH. Astaghfirullah……

Kepanikan lebih terasa ketika kertas suara hampir habis, HADE masih unggul. Salah seorang panitia mengambil kertas suara yang sudah ditumpuk dan mengatakan bahwa hasil coblosan untuk HADE tidak syah karena keluar kotak. Semua saksi mengatakan itu syah, karena jelas terlihat bolong di dalam kotak. Dia terlihat kecewa, tapi kenyataan memang demikian adanya. Sampai akhirnya ketika kertas suara yang akan dihitung habis, HADE tetap unggul.

Alhamdulillah…..ALLAH yang memberikan kemenangan ini. Dan kemenangan ini justru datang ketika kepasrahan sudah sampai diujungnya. ALLAHU AKBAR!!!!


13 April 2008

7 Komentar »