Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Ekspresikan cintamu

Bicara cinta tidak pernah ada habisnya, cinta kepada suami, orang tua, anak , teman dan cinta yang paling tinggi terhadap Allah dan RasulNya.  Kali ini ngebahas si cinta yang sekarang menemani hari hari indahku *eciyeee.

Aku sebenarnya type orang yang romantis. *uhuk,  dan menikah dengan seseorang yang “kurang romantis” di awal pernikahan. Tapi sekarang…. pak suami ini  ternyata sudah jauuuuh lebih romantis dari diriku sendiri. Lha kok bisa sih…. *ga terima dibalap beginih.

Bersyukur, alhamdulillah….

Kepengen banyak cerita bagaimana romantisnya dia, tapi khawatir banyak yang ngiri *kabooor menghindari timpukan sendal.

Jadi mari kita mencintai pasangan sah kita dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Dia ada disamping kita karena Allah sudah memilihkan yang terbaik.  Sudah bilang I love You belom hari ini??… hayuuk atuh sms, bbm, telpon.

Ini postingan ga jelas banget deh, padahal intinya cuma pengen ikutan give awaynya mba Felia  yang meminta peserta untuk mengekspresikan ungkapan cinta kepada orang-orang yang ada di sekeliling.

Berhubung lagi ga kreatif, jadi aku repost puisi yang pernah aku buat waktu 2 tahun pernikahan. Senyum-senyum malu sendiri pas dibaca lagi. Doakan semoga cinta kami selalu tumbuh dan tumbuh terus ya….

 

Selaksa masa….
Menghadirkan sebuah kenangan tentang kita
24 bulan yang lalu…..
Ada senyum mengembang
Haru menyusup
Juga harap yang melangit
Seperti baru kemarin ketika keningku kau sentuh
untuk pertama kali
dan hari-hari menjadi taman bunga
Wangi melati itu masih tercium sampai saat ini
Tidak ada yang berubah…
Kecuali sebentuk cinta yang kian bertambah
dan syukur yang semakin menggunung
untuk sebuah kesempatan ada disampingmu
Tetaplah menjadi matahariku
yang tak meredup, meski awan menghalangi
Menghangatkan jiwa yang kadang letih tak terperi
Saat ini….di putaran masa pernikahan kita
aku hanya ingin menggenggam tanganmu
kemudian menatap lekat mata beningmu
Sayang, ……semoga seiring waktu
kan bertambah ketaatan kita pada Sang Pemilik Diri
Hingga akhirnya, kaki-kaki ini bisa menapaki SurgaNya yang Abadi

15 Januari 2008
milad 2 tahun meretas sunah bersejarah

 

tulisan ini diikut sertakan dalam Giveaway-Wedding annivesarry ke 6.

38 Komentar »

Blog Kenangan

 

Kemarin, ga sengaja menemukan Multiply seseorang. Muslimah berparas cantik warga negara Indonesia yang tinggal di Singapura dan memiliki dua anak yang lucu-lucu. Blog yang lumayan menarik, karena di dalamnya bercerita tentang keseharian muslimah itu dan hobinya memasak, dengan menampilkan beberapa resep masakan. Aku agak terkejut setelah mencermati blog ini secara detail, ternyata muslimah ini sudah meninggal dunia 2 September 2006, aku mengetahuinya dari buku tamu yang diisi oleh teman-temannya. Mereka mengungkapkan kerinduan yang dalam juga doa yang tak henti-hentinya.


Muslimah ini terakhir posting tanggal 29 Agustus 2006, tentang perjalanan wisatanya ke sebuah kebun binatang di Singapura. Berarti hanya selisih dua hari pada hari ajalnya tiba. Postingan terakhir itu masih menunjukan keceriaannya, dia berfoto bersama anak-anak dan ibunya. Ah….tidak pernah disangka dua hari setelah itu, semuanya tinggal kenangan. Menyisakan duka mendalam untuk keluarga dan para sahabatnya. Bagi orang-orang terdekatnya, kejadian ini pasti sangatlah mengejutkan. Namun begitulah rahasia kematian, tak pernah ada yang tahu kapan akan datang.


Meskipun ini kejadian 2 tahun lalu, aku tetap hanyut dalam haru. Aku membayangkan diriku, entah kapan pada saatnya nanti, blog ini juga akan tinggal kenangan. Akankah teman-temanku akan merasa kehilangan dengan kepergianku, mungkinkah mereka tetap mampir ke blog ini untuk mengingatku atau mendoakanku seperti teman-teman muslimah tersebut, atau justru melupakanku. Mengingat hal itu, aku termotivasi untuk selalu menuliskan hal-hal baik di blog ini. Selalu, dengan mengingat kematian justru semakin bersemangatlah aku untuk menorehkan jejak-jejak kebaikan. Kelak, semuanya tinggal kenangan, juga blog ini. Maka aku hanya ingin meninggalkan kenangan yang manis untuk orang-orang yang mengenalku……



4 Komentar »

bahagia ini bercampur duka

Hari ini tanggal 3 Agustus, aku ingat hari pengumuman SPMB, segera kuketik sms singkat menanyakan Uswa, binaanku, apakah lolos atau tidak. Duuh, jadi aku yang deg deg an niy…3 menit kemudian ada balasan, “kak aku di terima di Unsri”

Aku sempat tertegun, bingung apakah harus sedih atau bahagia. Perasaan ini sama persis seperti tahun yang lalu, ketika beberapa sms masuk mengabarkan berita bahagia. Aku segera mengucap syukur atas lolosnya beberapa binaanku ke Universitas Negeri favorit, tapi sesaat kemudian berubah sedih, ketika sadar akan ada sebuah kata yang aku benci…PERPISAHAN.

Jujur aku senang, bangga, bahagia melihat mereka bisa mendapatkan impian itu, tapi aku tak sanggup dengan sebuah rasa kehilangan. HIks….sebisa mungkin aku harus menahan air mata ini supaya tidak menetes. Biar bagaimanapun inilah episode terbaik yang ALLAH hadirkan buat kami. Tertatih aku merangkai doa, supaya mereka diberikan keistiqomahan untuk selalu tegar di jalan dakwah. Meski tinggal kenangan, tapi aku yakin kenangan ini adalah kenangan yang tak mudah terlupakan……

Met melangkah di dunia yang baru ya dek….

2 Komentar »

%d blogger menyukai ini: